Home / Berita

Senin, 12 Oktober 2020 - 17:54 WIB

Dihadapan Tim Wasev-PJO, Bupati Sidrap Akui TMMD Berkontribusi Untuk Warga

Berita ini 24 kali dibaca

SIDRAP — Tim Pengawas dan Evaluasi Penanggung Jawab Operasi (Wasev-PJO) Progam Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Reguler Ke-109 berkunjung ke Kabupaten Sidrap, Senin (12/10/2020).

Kunjungan tersebut dalam rangka melakukan peninjauan lokasi TMMD di Desa Mattirotasi dan Buae, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap.

Mereka terdiri dari Ketua TIM Wasev-PJO TMMD ke-109, Brigjen TNI Wahyu Sapto Nugroho SH, Staf Ahli Pangdam XIV Hasanuddin, Kolonel Inf Hendrik Batara.

Bupati Sidrap, H. Dollah Mando bersama Dandim 1420 Sidrap, Letkol J. P. Situmorang menyambut kedatangan perwira tinggi TNI itu.

Hadir pula beberapa para kepala OPD, Kapolsek Watang Pulu, Iptu Hamzah, Camat Watang Pulu, Andi Surya Praja serta Kepala Desa Mattirotasi dan Buae.

Bupati Sidrap, H Dollah Mando dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan TMMD di Kabupaten Sidrap.

“Kerjasama antara Kodim 1420 dengan Pemkab Sidrap terjalin sangat baik. Ke depan, kerjasama ini akan terus dilanjutkan dan ditingkatkan,” kata Dollah.

Sementara itu, Brigjen TNI Wahyu Sapto mengucapkan banyak terima kasih atas kerjasamanya selama ini.

“Kami ucapkan banyak terimakasih kepada Bupati Sidrap, H Dollah Mando atas bantuan program TMMD ke-109 sehingga bisa berjalan dengan baik,” ucapnya.

Menurutnya, peran serta pemerintah daerah dalam menyukseskan program TMMD ini sangat luar biasa khususnya dalam penganggaran.

Dalam kesempatan itu, Dandim 1420 Sidrap Letkol Inf J P Situmorang menyampaikan progres TMMD di Desa Mattirotasi dan Buae, Kecamatan Watang Pulu tersebut.

Sasaran fisik di Desa Mattirotasi, yakni Perintisan jalan Dusun Pabbaresseng-Atakkae sepanjang 8.000 x 5 meter, mencapai 85 persen.

“Pembangunan 3 unit jembatan di Dusun Pabberesseng, jembatan 1 87 persen, jembatan 2 92 persen, dan jembatan 3 92 persen,” papar Situmorang.

Untuk pembuatan 3 unit gorong-gorong, lanjutnya, sudah 99 persen. Pembangunan jembatan 1 Tasseso 91 persen, dan jembatan 2 sudah 59 persen.

Sementara di Desa Buae, peningkatan jalan tani 350 meter sudah mencapai 88 persen, dan pembangunan saluran irigasi 200 meter telah mencapai 94 persen.

Adapun untuk sasaran non fisik meliputi wawasan kebangsaan penyuluhan hukum dan kamtibmas, penyuluhan kebersihan dan kesehatan masyarakat sudah selesai.

“Sisa penyuluhan pertanian dan perkebunan yang belum dilaksanakan. Dan Insya Allah akan dilaksanakan sebelum TMMD ke-109 berakhir,” papar Dandim 1420.

Dirincinya pula, pelaksanaan program TMMD, melibatkan 150 personel Satgas terdiri 113 TNI AD, 4 AL, 5 AU, 10 personil Polres, dan 18 orang dari Pemda Sidrap.

Bagikan Berita Ini :

Baca Berita Lainnya :

Berita

2 ODP Baru di Sidrap, Dari Jakarta dan Pernah Umroh

Berita

Dilema Ekonomi Rakyat di Era New Normal Life

Berita

Pemkab Soppeng Nyatakan Perang Terhadap Pernikahan Usia Dini 

Berita

Tak Lagi Kehujanan, I Wella Terimakasih ke H Zulkifli Zain dan Kadin Riders Sidrap

Berita

BPBD Takalar Sisir Perairan Cikoang Cari Bocah Tenggelam

Berita

Personel Polsek Galsel Polres Takalar Laksanakan Operasi Cipta Kondisi

Berita

Kapal Pesiar Asal Australia Dilarang Turunkan Penumpang di Pelabuhan Parepare

Berita

Pengacara H Podda : Dana Klien Saya di Sidrap ‘Hilang’, Bukan BNN Yang Minta Dana di Rekening Klien Saya Diblokir