Home / Sidrap

Rabu, 18 November 2020 - 14:16 WIB

Tak Terinfeksi Covid, Hingga Lezat dan Manisnya Kurma Ajwa

Berita ini 132 kali dibaca

Dr. Ishak Kenre, SKM,. M.Kes (Kiri)

Dr. Ishak Kenre, SKM,. M.Kes (Kiri)

Oleh : Dr. Ishak Kenre, SKM,. M.Kes / Kabid P2P Dinas Kesehatan Dalduk dan KB

Pertemuan Integrasi Kesehatan Haji dan Umroh di Masa Pandemik Provinsi
Sulawesi Selatan Angkatan I Tanggal 17 – 19 November 2020

TERBANG perdana saat pandemi COVID-19 dengan maskapai Saudi Airlines telah dibuka, dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, dengan membawa ratusan jama’ah dari tanah air menuju Bandara King Abdul Aziz JeddahArab Saudi untuk melaksanakan perjalanan suci ibadah umroh, perjalanan suci di masa pandemi COVID-19 sangat berbeda saat keadaan masih normal.

Melakukan perjalanaan tanpa terinfeksi adalah harapan dan tuntutan, tetap sehat wal afi’at, mulai meninggalkan rumah, sampai hingga kembali dari Umroh bisa terbebas dari COVID-19 dan penyakit menularnya lainnya adalah harapan bersama

“Melindungi Rakyat Indonesia” adalah visi pemerintah, termasuk saat warga yang sedang melaksanakan ibadah umroh dan haji di tengah pandemi COVID-19 masih berlangsung.

Penerapan protokol kesehatan cegah penyebaran COVID-19 adalah solusi yang tidak bisa ditawar tawar, komitmen bersama untuk menerapkannya sehingga jama’ah terproteksi dari keterpaparan penyakit menular, usaha pencegahan dan kesadaran mandiri jama’ah adalah kunci utama mendukung program penerapan protokol cegah COVID-19 sebelum berangkat, saat tiba di kota Suci Mulia Madinah Al Munawwarah-Makkah Al Mukkarammah hingga tiba ditanah air.

Sebelum berangkat jema’ah umroh harus memenuhi persyaratan mulai usia 18 – 50 tahun, tidak memiliki penyakit penyerta, surat pernyataan dan bukti bebas COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan PCR / Uji Swab 72 jam sejak pengambilan sampel sampai berangkat. Sesampai di Arab Saudi Jama’ah menjalani karantina mandiri selama 3 hari, download aplikasi dan melaksanakan pemeriksaan PCR sebelum meninggalkan Arab Saudi, prosedur yang baik, rapih dan ketat ini adalah wujud komitmen dunia melawan COVID-19.

Setiba di tanah air, keluarga masih harus bersabar mencium langsung aroma parfum menarik, harum dan elegan seperti Kasturi, Al Haramain, Aroma Arabaian Oud. berjabat tangan dan berpelukan melepas kerinduan keluarga inti sebab masih ada prosedur yang dilaksanakan diantaranya mengisi E-HAC, pemeriksaan suhu tubuh, pemeriksaan PCR Swab, dan melakukan karantina mandiri dengan prosedur isolasi mandiri diantaranya tetap bermasker, menjaga jarak aman, menjaga kebersihan tangan dengan CTPS sempurna dan senantiasa menjaga immunitas tubuh dengan cara mengkonsumsi gizi seimbang, konsumsi sayur dan buah, dan tetap berolahraga ringan dengan terpaan sinar matahari cukup dan sehat.

Semua protokol dan upaya pencegahan tersebut adalah bukti kuat dan komitmen pemerintah untuk didukung dan diterapkan agar seluruh warga yang melaksanakan perjalanan suci terlindungi dari keterpaparan COVID-19, saat uji yang dinantikan hasilnya negatif, saat berangkat sehat wal’afiat dan tetap sehat bugar setelah tiba dikampung halaman hingga masa penantian berbagi kerinduan pasca perjalanan umroh dan haji telah tiba berkumpul bersama sambil menikmati Kurma dan Air zam- zam sehingga cerita dan masa selama isolasi mandiri terlupakan dengan sajian dan kenikmatan, manis dan lezatnya Kurma Ajwa.

Bagikan Berita Ini :

Baca Berita Lainnya :

HEADLINE

DPRD Sidrap Dorong Percepatan Penanganan Covid-19

Sidrap

Sederet Penghargaan Sidrap Jadi Kado Istimewa di Akhir Tahun

Sidrap

Ingat! Zikir dan Doa Bersama Dipusatkan di Masjid Agung Sidrap Besok

HEADLINE

Kakek Yang Hilang di Sidrap Ditemukan Jadi Mayat di Sungai Belawa Wajo

Sidrap

Pastikan Pernikahan Warganya berjalan aman, Bhabinkamtibmas Desa Bulo Wattang Polres sidrap lakukan pengamanan

Sidrap

Binrohtal Salah Satu Cara Polsek Maritengngae Sidrap Tingkatkan Imtak

Sidrap

Penyuluhan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Hadiri Kapolres Sidrap

Sidrap

Dandim Sidrap Jadi Irup Upacara Hari Pahlawan Ke-73