Home / HEADLINE

Senin, 11 Januari 2021 - 12:05 WIB

Berpura-pura Jadi Korban Perampokan, Pernikahan Pemuda Banggai Ini Terancam Batal

Berita ini 85 kali dibaca

Katasulsel.com Banggai – Pria berinisial RL alias IL (30) ini terancam melangsungkan pernikahan. Itu dikarenakan ia tertangkap polisi atas kasus penggelapan uang perusahaan tempatnya bekerja.

Padahal, RL rencananya akan menikah akhir Januari ini.

Polisi meringkus RL warga Kelurahan Bunta, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai ini pada Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 23.50 Wita.

Informasi sementara dari pihak kepolisan, RL diduga membawa kabur uang perusahaannya sebesar Rp75 juta.

Untuk mengelabui pihak perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Tojo Unauna itu, pemuda ini berpura-pura menjadi korban perampokan di wilayah Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai.

“Saat itu tersangka sempat melapor ke kepolisian sempat, bahwa dirinya dirampok,” ungkap Kasat Reskrim Polres Banggai AKP Pino Ary, Minggu (10/1/2021).

Di hadapan polisi, tersangka membeberkan kronologis kejadian cukup detail. Kata tersangka, pada Jumat (8/1) lalu, dia diapit tiga orang pemuda dengan menggunakan dua sepeda motor di Jalan Trans Desa Malik, Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai.

Satu dari tiga orang tidak dikenal itu ingin menusuk tersangka, tetapi hanya baju yang robek, lalu merampas tas berisi uang tunai sebanyak Rp 64 juta milik perusahaan. Kemudian, Polsek Bualemo dan tim Jatanras ke TKP bersama tersangka, untuk melakukan penyelidikan.

“Dan dari fakta-fakta yang ditemukan, laporan perampokan itu ternyata palsu,” terang Pino Ary

Dari pengakuannya, tersangka memberikan keterangan palsu itu karena sakit hati dengan bos perusahaan. Tak hanya itu saja uang tersebut rencananya akan digunakan untuk persiapan menikah di akhir bulan Januari 2021.

“Tersangka mengaku uang yang diterima dari perusahaan sebanyak Rp 75 juta itu, untuk membayar arang tempurung ke beberapa pelanggan di Bualemo. Akan tetapi tersangka ternyata menggelapkan uang tersebut,” tutur Pino.

Dari hasil penggeledahan di rumahnya di Kecamatan Bunta, polisi berhasil mengamankan sisa uang sejumlah Rp 35 juta lebih bersama slip bukti transferan, dan sejumlah kartu ATM.

“Tersangka kini sudah kita amankan di ruang tahanan Polres Banggai, guna menjalani proses hukum lebih lanjut,” pungkas Pino.

Bagikan Berita Ini :

Baca Berita Lainnya :

HEADLINE

DPP Golkar Sahkan Paket Fatmawati-Majid Untuk Pilkada Sidrap

HEADLINE

Dukung Caleg, Kades di Sinjai Jadi Tersangka

HEADLINE

Hasil SKD Seleksi CPNS Lingkup Pemkab Sidrap 2018

HEADLINE

KPK Pelototi Pos Belanja Pemkot Bontang

HEADLINE

Pembuat Konten Lelucon Salat di Sidrap Menyesal dan Minta Maaf

HEADLINE

Pengisian Jabatan Kepala Sekolah di Wajo, Cek Pejabat Barunya!

HEADLINE

Di Sidrap, Kapolres Ajak Ketua DPRD Sosialisasi MRSF 2019, Begini Keseruannya

HEADLINE

Wajib Lapor, Pria Ini Malah Nekat Pakai Badik Masuk ke Polres Pinrang