Polres Sidrap Ungkap Kasus Penipuan Besar, Tersangka Dikejar Hingga Samarinda

  • Bagikan

SAMARINDA — Polres Sidrap Polda Sulsel berhasil mengungkap sindikat penipuan besar dengan modus perantara jual beli mobil.

Pengungkapan kasus ini dilakukan oleh
Unit Resmob Sat Reskrim Polres Sidrap di backup tim gabungan jatanras Polda Kaltim dan tim jatanras Polresta Samarinda pada Sabtu, 27 Maret 2021.

Polisi mengamankan sedikitnya tiga orang di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

Kapolres Sidrap AKBP Leonardo Panji Wahyudi melalui Kasat Reskrim Polres Sidrap AKP Benny Pornika mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya menerima laporan dari seorang bernama Surahman

Adapun penipuan itu, berawal saat perempuan Andi Ratna melihat postingan akun facebook Darma Allan yang menerangkan bahwa akan dijual 1 (Satu) unit mobil Toyota Avanza.

Karena berminat membeli mobil tersebut, selanjutnya korban menghubungi nomor telepon 0852492140** dimana pemilik nomor telepon seluler tersebut mengaku sebagai lelaki Fery yang ternyata adalah nama samaran mengaku berprofesi sebagai perantara jual beli mobil.

Adapun penipuan itu bermula pada hari Sabtu, 13 Februari 2021, dimana saat itu lelaki Fery mengubungi Surahman selaku pemilik showroom mobil dan Andi Ratna selaku calon pembeli mobil. Fery menghubunginya melalui telepon dan chat via whatsapp hingga selanjutnya kedua belah pihak sepakat untuk melakukan transaksi jual beli mobil sebagaimana harga yang sebelumnya ditentukan oleh lelaki Fery dengan alasan dirinya juga ingin mendapat keuntungan dari jual-beli mobil tersebut

Tidak lama kemudian, korban metransfer sebesar Rp115 juta ke rekening yang dikirimkan oleh Fery

Selanjutnya, Surahman menyerahkan 1 (Satu) unit mobil Toyota Avanza putih DD 1344 LG warna putih beserta STNK dan BPKB kepada korban, namun setelah lelaki Surahman mengecek jumlah saldo pada rekeningnya, ternyata uang tersebut tidak ada dan dilakukan konfirmasi terhadap korban, dalam hal ini Andi Ratna

Faktanya, uang pembelian mobil tersebut ternyata dikirim ke rekening yang dikirimkan oleh lelaki Fery.

Adapun kedua belah pihak mencoba menghubungi lelaki Fery, namun ternyata nomor telepon genggamnya sudah tidak aktif.

Dari kejadian itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengetahui keberadaan Fery termasuk menangkap orang-orang yang membantunya melancarkan aksinya, antara lain Sada (37), alamat Griya Mukti Sejahtera Kel. Sempaja selatan Kec. Samarinda utara Kota Samarinda Kalimantan Timur, alamat lain Jl. Lacilellang Kel. Teddaopu Kec. Tempe Kab. Wajo Sul-sel (Melakukan transaksi Penarikan Uang hasil penipuan).

Kemudian, Hendra (37), alamat Jl. Antasari Gang 9 Air putih Kec. Samarinda ulu Kota Samarinda Kaltim (Pemilik Buku rekening dan ATM).

Lalu, Jemmy alias Samuel, alamat Jl. Manunggal Gang 2 Kel. Harapan baru Kec. Lojanan ilir Kota Samarinda Kaltim (Penjual buku rekening dan ATM).

Dalam penangkapan terpisah di Samarinda itu, polisi juga ikut menyita sejumlah barang bukti seperti 13 (Tiga belas) lembar Kartu ATM , diantaranya :
– 1 (satu) lembar kartu ATM Bank BRI An. HENDRA.
– 1 (satu) lembar kartu ATM Bank BRI An. HENDRA SAPUTRA.
– 1 (satu) lembar kartu ATM Bank BRI An. MASNA.
– 1 (satu) lembar kartu ATM Bank BRI An. EFFENDI.
– 1 (satu) lembar kartu ATM Bank BRI.
– 2 (Dua) lembar kartu ATM Debit BNI.
– 1 (satu) lembar kartu ATM Bank BCA An. HENDRA.
– 1 (satu) lembar kartu ATM Paspor gold debit Bank BCA.
– 1 (satu) lembar kartu ATM Bank BTN.
– 1 (satu) lembar kartu ATM Bank MANDIRI An. ARIYANTO.
– 1 (satu) lembar kartu ATM BNI An. RONALD JULIO. P.
– 1 (satu) lembar kartu ATM Bank BNI An. NUR SALMA.

2. 1 (Satu) buah HP Oppo A37 warna gold-hitam.

3. 1 (Satu) buah dompet warna cokelat berisi :
– KTP an. SADA SUBRATA.
– SIM A dan C an. SADA SUBRATA.
– Kartu Indonesia Sehat an. SADA SUBRATA.
– 1 (Satu) buah Tas salempang warna hitam.

Kasat AKP Benny mengatakan, sebelum menangkap para terduga pelaku, pihaknya lebih awal melakukan koordinasi dengan Tim Jatanras Polres Kaltim dan Tim Jatanras Polresta Samarinda Polda Kaltim.

Selanjutnya pada hari Rabu tgl 24 Maret 2021 sekitar Jam 23.00 Wita bertempat di Jl. Antasari Gang 9 Kel. Air putih Kec. Samarinda ulu Kota Samarinda Kaltim, Tim mengamankan lelaki Hendra

Adapun keterangan Hendra, bahwa buku tabungan BRI beserta kartu ATM miliknya dijual kepada lelaki Jemmy seharga Rp250 ribu dengan alasan barang tersebut akan digunakan untuk bermain judi online.

Selanjutnya pada hari Kamis tgl 25 Maret 2021 sekitar jam 15.00 Wita, bertempat di Jl. Arjuna Kel. Kampung Jawa Kec. Samarinda ulu Kota Samarinda Kaltim, Tim berhasil mengamankan lelaki Jemmy dan ia menerangkan bahwa buku tabungan beserta ATM BRI an. HENDRA tsb dijual kembali seharga Rp600 ribu kepada lelaki Sada.

Selanjutnya, pada hari Jumat tgl 26 Maret 2021 sekitar jam 20.00 wita bertempat di depan RS. Hermina Jl. Teuku umar Kel. Karang asam ilir Kec. Sungai Kunjang Kota Samarinda Kaltim, Tim berhasil mengamankan Lelaki Sada.

Adapun keterangan lelaki Sada bahwa benar dirinya telah bekerja sama dengan lelaki Faisal dan Ruslan yang saat ini berada dalam Rutan Kelas 2A Samarinda (Sedang jalani hukuman kasus Narkotika) untuk melakukan penipuan dan dirinya  berperan sebagai penarik uang hasil penipuan tersebut.

Salam sindikat itu, lelaki Sada mendapat bagian sebesar 20% dari setiap transaksi penarikan uang hasil penipuan yang mereka lakukan.

Pada hari Sabtu tgl 27 Maret 2021 sekitar jam 12.00 wita bertempat di Rutan kelas 2A Samarinda Jl. KH. Wahid Hasyim Kel. Sempaja Selatan Kec. Samarinda utara Kota Samarinda Kaltim, Tim melakukan Permintaan keterangan terhadap lelaki FAISAL Bin SUARDI, umur 29 thn, agama islam, tdk bekerja, alamat Jl. P. Antasari  Kel. Teluk lerong ulu Kec. Sungai Kunjang Kota Samarinda Kaltim.

Adapun lelaki FAISAL menerangkan bahwa benar dirinya telah melakukan penipuan dengan modus perantara jual-beli mobil dari beberapa korban dan mengaku an. Lelaki FERY dan dilakukan seorang diri didalam Rutan Kelas 2A Samarinda dengan menggunakan Handphone, namun untuk mengambil uang hasil penipuan tsb dibantu oleh lelaki SADA (Diluar Rutan) dan lelaki RUSLAN Alias ALLAN (Didalam Rutan). Adapun dirinya telah beberapa kali berhasil melakukan penipuan yg mana korbannya berasal dari Kab. Sidrap maupun dari beberapa wilayah lainnya.

Selain lelaki FAISAL, Tim juga memintai keterangan terhadap lelaki RUSLAN Alias ALLAN Bin MESSA, umur 43 thn, agama islam, pekerjaan tidak ada, alamat Jl. Perniagaan Kel. Sidodadi Kec. Samarinda Ulu Kota Samarinda Kaltim.

Adapun lelaki RUSLAN Alias ALLAN menerangkan bahwa benar dirinya memperkenalkan serta menjadi perantara lelaki SADA dan lelaki FAISAL. Adapun setiap uang hasil penipuan yg dilakukan lelaki FAISAL akan diambil oleh lelaki SADA dengan menggunakan kartu ATM yg dipegang yg oleh lelaki SADA kemudian diserahkan kepada dirinya lalu diteruskan kepada lelaki FAISAL. Adapun dalam setiap penyerahan uang, dirinya juga mendapat bagian dari hasil penipuan tersebut (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *