Aksi Pukul Meja di DPRD Sulsel, Begini Versi Sahar

  • Bagikan
Wakil Ketua DPRD Sulsel H Syararuddin Alrief

MAKASSAR — Suasana rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif di DPRD Sulsel di Makassar, Rabu, 23 Juni, berakhir tegang

Ada aksi pukul meja usai rapat berlangsung. Hal itu nyaris berujung adu jotos antara dua legislator Sulsel, Syaharuddin Alrif atau biasa disapa Sahar dengan legislator Sulsel lainnya Arfandi.

Kejadian yang tak lazim itupun seketika menjadi viral karena dengan cepat tersebar di media sosial (Medsos) seperti Whatsapp, Facebook dan Twitter, termasuk di sejumlah media portal lokal di Sulsel.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif memandang perlu menyampaikan kronologi atas terjadinya peristiwa tersebut.

Versi Syaharuddin Alrif atau Sahar ;

“Tadi saya pimpin rapat paripurna dengan agenda
1. Tentang pansus perlindungan hukum utk masyarakat miskin dan pansus kode etik
2. Launching Aplikasi E Aspirasi agar pandemi ini bisa masyarakat menyampaikan aspirasinya walaupun tidak datang ke Santor DPRD sulsel.

Seperti biasanya kalau sy pimpin rapat paripurna selalu saya bawa suasana terbuka, dan proses dinamika rapat biasanya memang alot, tapi tadi saudara arfandy meminta utk dihentikan launching aplikasi E ASPIRASI karena menurut dia tdk ada dalam agenda surat tapi dari awal sebelum dimulai rapat paripurna saya sdh sampaikan agenda tersebut karena beberapa kali interupsi dan minta hentikan dan kemudian berteriak agar staf menstop,tapi saya tetap melanjutkan sampai selesai dan setelah saya tutup rapat paripurna, langsung datangi mejanya dan pukul meja serta menyampaikan agar kita saling menghargai, interupsi boleh tapi yg subtansial dan saling menghargai,bukan dengan cara teriak2 dan meminta menghentikan launching Aplikasi E ASPIRASI yg Notabene ini sangat bermanfaat utk masyarakat masyarakat bisa sampaikan Aspirasinya hanya Lewat smartphonenya, kalau kejadian ini membuat banyak pertanyaan dan viral makanya perlu saya jawab. Saya yakin saya benar karena tujuannya utk memperjuangkan aspirasi rakyat utk perjuangkan aspirasi rakyat, saya tidak takut tidak ada saya takuti disini saya maju terus utk kebenaran,” komentar Syaharuddin melalui Whatsapp yang disebarnya pasca kejadian.

Perkembangan terbaru yang diterima, Arfandi telah meminta maaf kepada Sekretaris DPW Nasdem Sulsel itu atas kejadian tersebut. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *