
foto ilustrasi
Sidrap, Katasulsel.com — Warga Sidrap menjerit. Rentenir berkedok koperasi merajalela di daerah tersebut.
Mereka menawarkan pinjaman dengan bunga yang mencengangkan dan penagihan yang ketat

“Saya pinjam Rp 5 juta, tapi setiap bulan harus bayar Rp 1 juta, keluh Suciyani, salah satu korban rentenir berkedok koperasi.
Bagaimana tidak. Bunga yang mereka bebankan sangat tinggi, mencapai 20% per bulan.
“Mereka mengancam akan menjual aset jika kita terlambat bayar, tambah Suciyani, dengan nada ketakutan.
Sementara itu, berbagai kalangan mendesak pihak terkait untuk turun tangan menertibkan rentenir-rentenir tersebut.
“Ini sangat mengerika2 loh, saya curiga juga mereka beroperasi tanpa badan hukum yang jelas,” kata Ridwan M, tokoh masyarakat di Pangkajene.
Mereka memanfaatkan kebutuhan masyarakat yang mendesak untuk mendapatkan keuntungan yang tidak wajar, tambahnya.
“Kami memohon juga kepada pihak berwajib untuk menindak para rentenir berkedok koperasi ini,” tokoh lainnya, Kemmang, dengan nada tegas.
Mereka harus diproses hukum agar tidak lagi menindas masyarakat, “Ini apa bedanya pelaku-pelaku ternak uang yang selama ini sudah banyak ditindak,” tegasnya.(*)