Example 650x100

Parepare, katasulsel.com – Skenario licik sindikat narkotika kembali kandas di tangan aparat.

Seorang pemuda asal Bulukumba, berinisial HAA (24), terpaksa menghitung hari di balik jeruji setelah diciduk Tim Unit 3 Subdit 2 Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel saat hendak menjemput “paket spesial” berupa sabu seberat 518 gram di sekitar Pelabuhan Nusantara Parepare, Senin (24/2).

Barang haram itu dikirim dari Nunukan, Kalimantan Utara, menggunakan jalur laut dengan Kapal Pelni.

Example 300x500

Kisah ini bermula dari skenario matang yang diduga dirancang bandar besar berinisial WR, yang saat ini masih berstatus buron.

WR mengatur agar barang haram itu tiba di Parepare tanpa hambatan dan menunjuk HAA sebagai “tangan panjang” untuk mengambilnya.

Namun, ibarat sandiwara yang ketahuan naskahnya, aparat yang sudah mencium gerak-gerik mencurigakan langsung bergerak.

Plt. Direktur Ditresnarkoba Polda Sulsel, AKBP Gani Alamsyah, dalam konferensi pers di Aula Lantai 3 Ditresnarkoba Polda Sulsel, Rabu (26/02/2025), mengungkapkan bahwa sabu tersebut dipasok dari Kalimantan Utara dan dijadwalkan masuk ke Sulsel melalui jalur laut.

Namun, langkah licin ini gagal total setelah Unit 3 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Sulsel yang dipimpin AKP Laode Samsul Nana berhasil mengendus pergerakan tersangka.

Tim yang sudah mengintai sejak awal langsung menyergap HAA di Jalan Andi Cammi, Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Parepare.

Saat penggeledahan, polisi menemukan bungkusan plastik berisi sabu yang disembunyikan dengan cara unik—dililit dalam kaos kaki hitam lalu diselipkan di saku celana.