Example 650x100

Enrekang, katasulsel.com – Tak semuanya mesti baru. Apalagi dalam situasi ekonomi yang tidak baik-baik saja seperti saat ini.

Bupati dan juga Wakil Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga dan Andi Tenri Liwang, dipastikan tetap menggunakan mobil dinas lama dalam menjalankan tugasnya.

Selain anggaran pengadaan mobil dinas baru memang belum tersedia di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025. Juga, Duo pemimpin Enrekang memilih efisien.

Example 300x500

“Masih memakai yang ada (mobil dinas lama, red). Beliau memang ingin pakai yang lama sebagai upaya efisiensi anggaran,” ujar Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Enrekang, Permadi Hasan, Jumat (28/2/2025).

Tak hanya bupati dan wakil bupati, unsur pimpinan DPRD Enrekang juga harus mengubur mimpi memiliki kendaraan dinas anyar.

Ketua DPRD, Wakil Ketua I, dan Wakil Ketua II DPRD Enrekang juga tidak mendapat jatah mobil dinas baru pada tahun 2025.

“Pengadaan mobil dinas untuk mereka memang tidak dianggarkan tahun ini,” jelas Permadi Hasan.

Wakil Ketua I DPRD Enrekang, Abdurrachman Zulkarnain, mengungkapkan bahwa sebelumnya unsur pimpinan DPRD menggunakan kendaraan dinas rental oleh pemda.

Tokoh pemuda Enrekang, Misbah, menilai langkah ini sebagai keputusan yang tepat. Baginya, penggunaan mobil dinas baru di tengah kondisi keuangan daerah yang masih defisit adalah tindakan kurang etis.

“Sangat tidak pantas jika pemerintahan baru langsung membeli mobil dinas baru, sementara daerah masih mengalami defisit dan kebijakan efisiensi anggaran tengah digalakkan. Mobil dinas lama masih sangat layak digunakan,” tegas Misbah.

Lebih jauh, ia berharap kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Enrekang benar-benar membawa kesejahteraan bagi daerah, bukan sekadar menggugurkan janji kampanye.

“Yang kami inginkan adalah tertib anggaran sesuai kapasitas keuangan daerah, tertib pelaksanaan program yang sudah direncanakan, dan tertib pengawasan. Jangan sampai ada pemborosan yang mengorbankan kepentingan rakyat,” tutupnya.(*)