Example 650x100

Luwu Timur, Katasulsel.com — Dusun Rende-Rende di Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, kebanjiran sejak 1 April 2025. Air merangsek tanpa ampun, bikin warga kelabakan. Rumah-rumah terendam, barang-barang basah kuyup, stok air bersih? Makin menipis.

Pemda Luwu Timur nggak tinggal diam. Lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bantuan digaspol. Air minum diangkut pakai pick up, langsung dikirim ke warga terdampak.

“Sejak kemarin BPBD dan Dinas Sosial sudah di lokasi. Kita terus pantau kebutuhan warga, khususnya air bersih,” tegas Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, Rabu (2/4/2025).

Example 970x970

Di lokasi, tim BPBD nggak cuma bawa air. Mereka juga bantu evakuasi warga yang rumahnya makin nggak aman. Barang-barang yang masih bisa diselamatkan ikut diangkut. Warga yang butuh tempat lebih aman dievakuasi ke titik pengungsian.

Kondisi di Rende-Rende masih jauh dari aman. Hujan belum sepenuhnya reda, dan air belum benar-benar surut. Tim gabungan masih stand by, memantau situasi, dan siap bertindak kalau ada kondisi darurat.

Warga berharap bantuan terus mengalir. Banjir ini nggak cuma soal rumah yang tergenang, tapi juga soal bagaimana bertahan di tengah bencana.

“Kalau air bersih aman, setidaknya bisa minum dan masak. Sisanya kita atur pelan-pelan,” ucap salah satu warga.

Bencana memang nggak bisa diprediksi, tapi gotong royong dan kepedulian bikin semua lebih ringan. Rende-Rende masih berjuang, dan Luwu Timur bergerak!