Example 650x100

Pinrang, Katasulsel.com — Bulan Ramadan yang diharapkan menebarkan kebaikan tercoreng oleh perbuatan keji Sahar (32) di Pinrang.

Pria ini mencoreng suci hari raya dengan melakukan pemerkosaan dan penyekapan terhadap istri temannya selama lebih dari sepekan.

“Seperti ular berbisa yang menyelinap di balik kepercayaan,” ujar Kasat Reskrim Polres Pinrang, Iptu Andi Reza Pahlawan, dengan nada kecewa. “Sahar menyalahgunakan kepercayaan korban dengan modus “mediator” yang mengerikan.”

Example 970x970

Peristiwa keji ini terjadi pada Januari 2025 di Kelurahan Maccorawalie, Kecamatan Watang Sawitto. Korban yang sedang bertengkar dengan suaminya didekati Sahar dengan janji manis untuk menengahkan konflik mereka.

“Sahar mengajak korban ke rumahnya dengan alasan akan menghubungi suaminya,” jelas Iptu Andi Reza. “Tapi setelah korban terjebak di rumahnya, Sahar mengunci pintu dan melakukan perbuatan keji itu.”

Sahar seolah menjadikan rumahnya sebagai “penjara” pribadi bagi korban. Dia mengancam dan memaksa korban untuk melakukan hubungan badan berulang kali selama lebih dari sepekan.

“Kejahatan ini mencoreng kehormatan dan kemanusiaan,” tegas Iptu Andi Reza. “Kami akan menghukum pelaku sesuai hukum yang berlaku.”

Saat ini, Sahar telah diamankan di Mapolres Pinrang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami motif dan kemungkinan adanya korban lain dalam kasus ini.

Peristiwa ini mengingatkan kita bahwa kejahatan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Kita harus waspada terhadap orang-orang yang berpura-pura baik dan menawarkan bantuan dengan modus yang mengerikan. Semoga keadilan tetap berpihak pada korban dan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal. (*)