Example 650x100

Bupati-bupati Nasdem, anggota DPRD, hingga simpatisan partai siap digerakkan seperti pion-pion dalam strategi perang.

Bagi Nasdem, kemenangan di Palopo bukan sekadar soal kursi kekuasaan, tapi juga soal harga diri sebagai pemenang Pilwali sebelumnya.

Sementara itu, kubu Trisal-Akhmad yang diusung Gerindra dan Demokrat juga tak kalah agresif.

Example 970x970

Sebagai partainya Presiden, Gerindra tentu tak ingin kehilangan muka. Para tokoh partai hingga relawan akan dimobilisasi untuk mempertahankan kemenangan mereka.

Dalam politik, kalah di kandang sendiri adalah tamparan keras yang sulit diterima.

Golkar dan PKS, yang mendukung pasangan RMB-Atika, juga mulai menyusun langkah. Meski perolehan suara mereka pada pemilihan pertama jauh tertinggal, Golkar sebagai partai tua tak ingin kehilangan martabatnya.

Gotong royong menjadi mantra yang terus digaungkan untuk memompa semangat kader dan relawan.

Golkar tahu, ini bukan hanya soal memenangkan PSU, tapi juga soal membuktikan bahwa mereka masih relevan di panggung politik Sulsel.

Di sisi lain, pasangan Putri Dakka-Haidar Basir yang didukung oleh PDI-P, PAN, dan PPP menghadapi tantangan berat.

Kekalahan telak pada pemilihan sebelumnya menjadi pukulan psikologis bagi tim mereka. Dengan hanya meraih 7.729 suara, mereka harus bekerja ekstra keras untuk membalikkan keadaan.

Putri Dakka, sosok yang sebelumnya dielu-elukan sebagai calon potensial, kini harus menghadapi kenyataan pahit bahwa kerja sosialnya belum cukup untuk memenangkan hati masyarakat Palopo.

Namun, dalam politik lokal seperti di Palopo, suara rakyat sering kali ditentukan oleh kebutuhan instan.

Bersambung…