Example 650x100

foto ilustrasi

Polewali, katasulsel.com — Polewali, kota yang tenang di pesisir Sulawesi Barat, mendadak mencekam.

Dini hari itu, Rabu (2/4/2025), Adrian, pemuda 20 tahun, tak menyangka malamnya akan berakhir dengan luka menganga di tubuhnya.

Example 970x970

Jarum jam menunjukkan pukul tiga pagi. Di depan SMAN 3 Polewali, Adrian dan tujuh temannya larut dalam pesta miras.

Gelak tawa mereka pecah di bawah langit gelap. Hingga suara mesin sepeda motor memecah suasana.

Tiga motor, enam orang. Tak ada basa-basi. Parang dan celurit berkelebat. Adrian dan teman-temannya panik.

Mereka berlarian, menyelamatkan diri. Tapi Adrian tak langsung lari. Dia melawan.

Sabetan pertama mengenai lengan kanannya. Satu lagi di punggung. Luka gores menyertai. Darah mengalir. Dia limbung, lalu jatuh.

Saat semuanya kacau, para penyerang membawa kabur tiga ponsel milik korban. Oppo A7, Redmi 9C, dan Oppo A16 raib dalam sekejap.

Malam penuh teror itu menyisakan ketakutan. Adrian terluka. Teman-temannya terguncang. Laporan masuk ke Polres Polman. IPDA Gideon G dan timnya segera bergerak.

Lokasi kejadian diperiksa. Bukti dikumpulkan. Para saksi dimintai keterangan. Kasus ini tak bisa dibiarkan.

Para pelaku masih buron. Identitas mereka masih misteri. Polisi terus memburu. Polewali masih menunggu jawabannya.

Siapa mereka? Mengapa mereka menyerang? Malam itu, Polewali tak lagi tenang.(*)