
Apa makna semua ini? Bukan cuma reuni. Tapi sinyal politik. Di balik jamuan, tersirat intensi.
Bahwa Ajatappareng—kawasan strategis di Sulawesi Selatan—sedang bersiap mengonsolidasikan kekuatan. Bukan lewat konflik atau kompetisi, tapi lewat persahabatan dan kolaborasi.
Dan AYP, meski bukan kepala daerah, muncul sebagai “aktor transisi” yang bisa menghubungkan pusat dan daerah, partai dan pemerintah, ekonomi dan politik.

Maka jangan heran kalau dalam waktu dekat, akan ada efek domino dari pertemuan ini. Entah itu program lintas kabupaten, sinergi antar-pemuda, atau bahkan gerakan baru di bawah bendera pembangunan kolektif.
Siapa sangka, KNPI yang dulu hanya dianggap tempat “pemuda ngopi dan diskusi”, kini melahirkan para “penentu arah”. Dan Sidrap-Parepare menjadi panggung pertemuan mereka yang kini telah menjelma menjadi pemimpin.
Begitulah politik bekerja. Tak selalu lewat panggung formal. Kadang lewat tawa santai, kopi hangat, dan ingatan lama yang dibangkitkan kembali dalam suasana baru.(*)
Tinggalkan Balasan