Minggu, 30 Nov 2025

Jalan Berdebu Sidrap Itu Masih Ada di Ingatan Syahar, Bahkan Saat Ia Berdiri di Panggung Nasional

Katasulsel.com
29 Nov 2025 17:48
Feature 0 225
8 menit membaca

Itu inti dari human interest seorang Syahar: perjalanan hidupnya memberi empati, bukan luka.

Banner Promosi WiFi

Ketika seorang anak muda Sidrap bertanya padanya bagaimana ia bisa bangkit dari hidup yang begitu berat, ia hanya menjawab pelan: “Kalau kamu tidak punya apa-apa, jangan takut. Hidup akan mengajarimu pelan-pelan.”

Ia tidak memberi motivasi mewah. Tidak menulis buku. Tidak membuat konten inspirasi. Ia hanya hidup, dan dari hidup itulah orang belajar.

Dwija Praja Nugraha hanyalah simbol. Tetapi manusia di balik simbol itu bukan manusia yang tercipta dari ruang politik. Ia tercipta dari ruang kehidupan yang sebenarnya.

banner 1080x1080

Dan mungkin itulah alasan mengapa, ketika lampu-lampu Britama Arena akhirnya padam, satu hal tetap menyala: perjalanan panjang seorang anak manusia yang tidak pernah lupa asalnya, dan tidak pernah berhenti berjalan.

Sebab ia tahu, perjalanan tidak berhenti di panggung itu.

Perjalanan selalu dimulai kembali ketika seseorang pulang. Pulang ke Sidrap. Pulang ke tanah yang membesarkannya. Pulang ke tempat yang dulu membuatnya bertanya apakah hidup akan berubah.

Ternyata berubah. Tetapi ia sendiri tetap. Tetap Syahar seperti yang dulu—hanya kini dengan tanggung jawab yang lebih besar, dan senyum yang lebih tenang.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Media Portal Berita Berbadan Hukum

PT WEPRO DIGITAL INDONESIA
Kemenkum HAM RI
No. AHU-0190238.AH.01.11,

Nomor Induk Berusaha: 0809240015028,
Rekening Perusahaan No: 120-003-000013438-6 (Bank Sulselbar)

Jl. Ganggawa No. 149 Tellu Limpoe, Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Phone: +62 823 4898 1986

Email:
katasulsel@mail.com (Redaksi)
katasulsel@mail.com ( Marketing )
katasulsel@mail.com ( Kerjasama )