Barru, katasulsel.com — Pemerintah Kabupaten Barru mencatat lonjakan kinerja dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) tahun 2025. Berdasarkan Laporan Hasil Evaluasi Kementerian PANRB, indeks RB Barru naik dari 68,02 pada 2024 menjadi 73,99 pada 2025, sekaligus mengantarkan daerah ini naik peringkat dari kategori B menjadi BB.

Kenaikan hampir enam poin ini menjadi sinyal bahwa perubahan birokrasi di Barru tidak lagi sebatas administratif, tetapi mulai bergerak ke arah hasil yang lebih nyata dan berdampak bagi masyarakat.

Data tersebut juga dipublikasikan melalui akun resmi Bagian Organisasi Sekretariat Kabupaten Barru, @ortala.setdabarru, pada Selasa (2/6).

Dalam skema reformasi birokrasi nasional, peralihan ke kategori BB menunjukkan adanya penguatan tata kelola pemerintahan, bukan hanya dari sisi kepatuhan aturan, tetapi juga pada kemampuan menghadirkan layanan publik yang lebih efektif.

Peningkatan ini ditopang oleh dua komponen utama penilaian. Pertama, RB General yang mencakup pembenahan sistem internal pemerintahan seperti manajemen organisasi, pengawasan, dan akuntabilitas. Kedua, RB Tematik yang menilai dampak langsung birokrasi terhadap isu strategis seperti kemiskinan, investasi, dan inflasi.

Artinya, perbaikan tidak hanya terjadi di ruang administrasi, tetapi juga mulai terasa dalam arah kebijakan yang bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.

Capaian predikat BB ini menjadi salah satu tonggak penting bagi Pemerintah Kabupaten Barru dalam mendorong birokrasi yang lebih profesional, efektif, dan berorientasi hasil. Namun di sisi lain, capaian ini juga menjadi titik awal tekanan baru untuk terus melangkah lebih tinggi.

Sebab dalam logika reformasi birokrasi, naik kelas bukan akhir perjalanan—melainkan awal dari tuntutan yang lebih besar: pelayanan yang lebih cepat, lebih tepat, dan lebih dirasakan langsung oleh warga. (*)