Sabtu, 29 Nov 2025

Ketua IWO Luwu Raya Desak APH Kawal Tuntas Proyek Jembatan Malutu di Desa Posi

Katasulsel.com
29 Nov 2025 07:30
Luwu 0 93
2 menit membaca

Luwu, Katasulsel.com — Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Luwu Raya, Jumardi, melontarkan pernyataan tegas yang menyorot langsung kinerja aparat penegak hukum (APH) dalam pengawalan proyek Jembatan Malutu di Desa Posi, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu. Ia menilai masyarakat sudah terlalu sering dibuat cemas oleh pengawasan yang tidak maksimal dan meminta APH bekerja lebih profesional, transparan, dan tanpa kompromi.

Banner Promosi WiFi

Jumardi mengatakan persoalan Jembatan Malutu bukan sekadar persoalan teknis konstruksi, tetapi juga refleksi lemahnya kontrol di lapangan. Ia meminta APH tak memberi ruang bagi praktik-praktik yang berpotensi merugikan masyarakat.

“APH Luwu jangan main mata dengan siapapun. Proyek Jembatan Malutu harus dikawal serius. Jangan sampai fungsi pengawasan hanya jadi formalitas, sementara kualitas pekerjaan jauh dari harapan warga,” tegasnya.

Ia menilai viralnya video kerusakan jembatan beberapa waktu lalu cukup menjadi bukti bahwa ada hal yang tidak beres sejak tahap awal pekerjaan. Menurutnya, jika pengawasan dilakukan secara benar, masyarakat tidak perlu merasakan kecemasan berulang terhadap kondisi jembatan yang menjadi akses penting aktivitas warga.

banner 1080x1080

“Jembatan itu urat nadi warga. Kalau dari awal saja sudah muncul keluhan, berarti ada proses yang tidak beres. Itu alarm bagi APH untuk tidak hanya datang melihat, tapi melakukan tindakan konkret,” ujarnya.

Jumardi juga menyoroti pentingnya keberanian APH dalam menegakkan aturan, terutama jika ada dugaan penyimpangan dalam proyek yang menyangkut keselamatan publik. Ia menegaskan bahwa kepentingan warga harus menjadi prioritas utama.

“Publik ingin melihat ketegasan APH. Kalau ada indikasi penyimpangan, tindak. Jangan tunggu tekanan publik baru bergerak. Integritas itu dibuktikan lewat tindakan,” tambahnya.

Menurutnya, masyarakat Malutu dan sekitarnya sudah cukup sabar menunggu jembatan yang benar-benar aman dan layak. Namun kesabaran itu tidak boleh disalahartikan sebagai kelengahan.

“Warga butuh jembatan yang aman, bukan proyek yang penuh tanda tanya. Kalau APH tidak tegas, kepercayaan publik akan runtuh,” tegasnya.

Ia memastikan IWO Luwu Raya akan terus melakukan pemantauan independen terhadap perkembangan proyek tersebut. Jumardi menyatakan pihaknya siap menyampaikan setiap temuan ke publik sebagai bentuk kontrol sosial.

“Kami tidak akan diam. Ini soal keselamatan warga. Kalau ada yang coba-coba bermain, kami akan angkat ke permukaan,” tutupnya.

Pernyataan keras Ketua IWO Luwu Raya ini menjadi tekanan publik yang semakin kuat agar APH bergerak cepat dan memastikan proyek Jembatan Malutu benar-benar memenuhi standar, transparan, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menggantungkan aktivitas hariannya pada jembatan tersebut. (*)

Reporter: Harianto

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Media Portal Berita Berbadan Hukum

PT WEPRO DIGITAL INDONESIA
Kemenkum HAM RI
No. AHU-0190238.AH.01.11,

Nomor Induk Berusaha: 0809240015028,
Rekening Perusahaan No: 120-003-000013438-6 (Bank Sulselbar)

Jl. Ganggawa No. 149 Tellu Limpoe, Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Phone: +62 823 4898 1986

Email:
katasulsel@mail.com (Redaksi)
katasulsel@mail.com ( Marketing )
katasulsel@mail.com ( Kerjasama )