banner 728x250

Amarah Zinedine Zidane di Piala Dunia 2006 Jadi Berkah Bagi Red Bull Arena

Silakan Share

Katasulsel.com, Jakarta – Pada Piala Dunia 2006, selain meninggalkan “Suvenir” tandukan ke dada Marco Materazzi, Zinedine Zidane juga meninggalkan kenangan di stadion Leipzig.

Itu terjadi ketika Prancis ditahan imbang oleh Korea Selatan dengan skor 1-1 di babak grup Piala Dunia 2006. Zinedine Zidane, sang kapten Prancis bermain selama 90 menit. Dia diganti Florent Malouda pada menit pertama injury time pada laga yang dilangsungkan di Zentralstadion, saat belum memakai label Red Bull Arena dan kini menjadi stadion kandang Leipzig.

Seusai ditarik keluar oleh pelatih Raymond Domenech dan marah karrna hasil yang diraih timnya, Zidane langsung menuju kamar ganti. Sebelum masuk, dia menendang pintu dengan kencang sehingga meninggalkan jejak sepatu di sana.

BACA JUGA:  Selamat Annisa Aulia, Mahasiswi ITKeSMu Yang Jadi Winner Duta Wisata Sidrap 2022

Jejak sepatu itu masih ada hingga saat ini dan ditandai dengan bingkai bertinta emas, ditambah pesan “Suvenir dari Z”.

Jakob Junghoefer, staf Leipzig bagian tur stadion, menceritakan bahwa Federasi Sepak Bola Perancis (FFF) sempat meminta pengelola stadion menghapus jejak kaki Zidane dan mengiming-imingi 25.000 euro (Rp 408 juta dengan kurs saat ini).

Akan tetapi, permintaan FFF tidak digubris, pihak stadion tetap mempertahankan bekas tendangan Zidane. Mereka tahu bahwa jejak sepatu itu bersejarah dan akan menjadi daya tarik tersendiri bagi stadion ini.

“Suvenir” dari Zidane itu menjadi magnet utama turis yang berkunjung ke kota Leipzig, khususnya ke Zentralstadion, yang kini berubah nama menjadi Red Bull Arena.

banner 120x600
crossorigin="anonymous">

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *