Begitu Berartinya Meayunan Bagi Anak Gadis di Tenganan

  • Bagikan
Meayunan dan seorang gadis di Desa Tenganan Bali. Foto: Dewa Krisna/Merdeka.com

BALI — Setiap perkampungan punya tradisi berbeda-beda. Begitupun dengan warga di Desa Tenganan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karang Asem, Bali ini.

Bagi yang sudah pernah ke desa ini, tentu sudah tidak asing lagi dengan salah satu tradisi bernama meayunan.

Jika diraba-raba, kata meayunan agak dekat dengan permainan ayunan. Tapi bukan sekadar sarana bermain tradisional saja loh.

Justru, meayunan ini, menjadi simbol kedewasaan anak gadis di Desa Tenganan.

Bagi masyarakat di Desa Tenganan, Meayunan dianggap sebagai rangkaian dari ritual Usaba Sambah.

Usaba Sambah ini merupakan sebuah upacara tradisional untuk melepas anak-anak remaja mereka ke usia akil balik.

Yang menarik untuk dilihat, dalam ritual itu terdapat berapa ujian yang harus dilalui para anak gadis untuk dapat meraih predikat gadis dewasa.

BACA JUGA:  Polda : Dugaan Cabul Ayah ke Tiga Anaknya di Luwu Timur Belum Cukup Bukti

Sebagai gambaran, Desa Tenganan ini adalah sebuah desa tradisional di pulau Bali. Desa ini merupakan salah satu desa dari tiga desa Bali Aga

Selain Trunyan dan Sembiran. Bali Aga adalah desa yang masih mempertahankan pola hidup yang tata masyarakatnya mengacu pada aturan tradisional adat desa yang diwariskan nenek moyang mereka.
(***)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Terima kasih, silakan pesan iklan Anda !