banner 728x250
Berita  

Kapolsek Maritengngae Sidrap Bersama Stackeholder Blusukan di Pasar, Ini tujuannya

banner 120x600
Bagikan

Polres Sidrap – Kapolsek Maritengngae Polres Sidrap Polda Sulsel bersama – sama Stackeholder (instansi terkait) melaksanakan pengecekan ketersediaan sembako menjelang hari raya Idul fitri, di pasar tradisional dan beberapa toko di wilayah Kecamatan Maritengngae, Sabtu (29/4/2022).

Kegiatan pengecekan tersebut, di pimpin langsung oleh Kapolsek Maritengngae, AKP Andi Mappahairul. SH, di dampingi KBO Samapta Polres Sidrap IPDA Aminuddin serta di ikuti personel Polsek Maritengngae, Koramil Maritengngae, Dishub serta Damkar

Saat di konfirmasi awak media, Kapolsek Maritengngae AKP Andi Mappahairul. SH mengatakan kegiatan pengecekan ketersediaan sembako di wilayah Kecamatan Maritengngae bersama – sama instansi terkait, Tujuannya untuk melihat ketersediaan sembako di toko – toko, pasar tradisional maupun pasar modern selama bulan Ramadhan hingga hari raya Idul Fitri 1443 H yang tingal berapa hari lagi.

BACA JUGA:  Bayar THR, Tukin dan ADD, Berikut Anggaran Disiapkan Pemkab Sidrap

“Hari ini kita lakukan pengecekan di Pasar Sentral Pangkajene Kec. Maritengngae dan beberapa mini market,” ucap Kapolsek Maritengngae.

AKP Andi Mappahairul. SH menambahkan di beberapa tempat yang telah di lakukan pengecekan ketersediaan sembako dan minyak goreng di wilayah Kecamatan Maritengngae masih stabil dan aman hingga Lebaran nanti.

“Sementara harga minyak goreng kemasan dan curah harga di pasaran bervariasi, setiap tempat yang kami kunjungi menjual harga berbeda tapi masih dalam batas kewajaran atau masih dengan Harga Eceran Tertinggi (HET),” kata AKP Andi.

Kapolsek Maritengngae mengimbau kepada para pedagang jangan ada yang menimbun, siapapun yang kedapatan sengaja menimbun dan menjual di atas HET akan di berikan sangsi. “Imbahnya

BACA JUGA:  Apel Kesiapan Pengamanan Malam Pergantian Tahun, Kapolres Sidrap Sampaikan Ini

Selain itu Kapolsek AKP Andi Mappahairul tak lupa juga menghimbau kepada pengunjung pasar agar tetap menerapkan Prokes (Protokol Kesehatan) secara ketat dan juga selalu hati – hati dengan aksi premanisme di lokasi pasar. “Tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *