PDRB Soppeng 2023 Diproyeksi Lebih Baik

Silakan Share

Katasulsel.com, Soppeng — Bupati Soppeng H.A Kaswadi Razak, SE menghadiri Kegiatan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Soppeng dengan Agenda Rapat Paripurna DPRD Dalam Rangka Penyerahan Secara Resmi Terhadap Rancangan KUA dan Rancangan PPAS Tahun Anggaran 2023. Bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Soppeng, Jumat 22/07/2022

Rapat dipimpin dan dibuka oleh Ketua DPRD Soppeng H.Syahruddin M Adam, S.Sos,MM

Dalam rapat tersebut dilakukan penyerahan Secara resmi Rancangan KUA dan Rancangan PPAS Tahun Anggaran 2023 oleh Bupati Soppeng H.A Kaswadi Razak, SE Kepada Ketua DPRD Soppeng H.Syahruddin M. Adam.S.Sos,MM.

Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak SE, dalam sambutannya menyampaikan Salah satu tahapan dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) adalah penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA).

Sebagaimana diamanatkan pada Pasal 310 ayat 1 Undang undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mengamanatkan bahwa Kepala Daerah menyusun KUA dan PPAS berdasarkan RKPD. Hal ini berarti kewajiban sebagaimana ketentuan tersebut telah terpenuhi hari ini.

BACA JUGA:  Kontingen Enrekang Raih Juara Umum II Peparpeda Sulsel 2022

Penyusunan KUA dan PPAS Tahun 2023 dilakukan melalui proses analisis teknokratik dengan mengacu pada dokumen perencanaan pembangunan daerah, yaitu dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Soppeng tahun 2005-2025

Rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Soppeng tahun 2021-2026, rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) Kabupaten Soppeng tahun 2023, memperhatikan dokumen Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2023 serta mempedomani Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor Nomor 90 Tahun 2019 Tentang Klasifikasi, Kodefikasi, Dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan Dan Keuangan Daerah.

Pertumbuhan PDRB pada tahun 2023 diproyeksikan akan tumbuh membaik jika dibandingkan dengan tahun 2022. Berdasarkan hasil evaluasi dan mempertimbangkan arah kebijakan pembangunan Nasional, Provinsi Sulawesi Selatan dan Daerah maka ditetapkan indikator makro pembangunan Kabupaten Soppeng pada tahun 2023 sebagai berikut :

BACA JUGA:  Irpan Sambangi dan Support Atlet Paralympic Di GOR Sudiang, Ketua IDE Enrekang: Terima Kasih Banyak Ini Sangat Luar Biasa

Pertumbuhan ekonomi Tahun 2023 ditargetkan sebesar 6,31%.
Inflasi pada tahun tahun 2023 ditargetkan sebesar 3 – 4 %
Angka kemiskinan pada tahun 2023 diperkirakan sebesar 6,57%
Tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2023 pada kisaran 4,22 %
PDRB Per Kapita pada tahun 2023 ditargetkan sebesar Rp63.001.000,-
Gini Rasio pada tahun 2023 sebesar 0,379.
IPM pada tahun 2023 diproyeksikan sebesar
70,29.

Target makro pembangunan daerah tahun 2023 mendatang, seyogyanya mampu dicapai dengan pendekatan penganggaran berbasis kinerja yang akan dilaksanakan oleh perangkat daerah di lingkungan pemerintah Kabupaten Soppeng.

Penyusunan asumsi makro tersebut mengacu pada sasaran-sasaran pembangunan jangka menengah yang terdapat pada RPJMD 2021-2026, sasaran-sasaran tahunan dalam RKPD tahun 2023, serta perkembangan dan prospek ekonomi domestik maupun nasional tahun 2023.

BACA JUGA:  Camat dan Kapolsek Watang Pulu Tegur Kos-kosan di Sidrap

Selain Pertumbuhan PDRB Kabupaten Soppeng yang meningkat hendaknya lebih didukung dengan pertumbuhan sektor pertanian dan menggenjot sektor lain diluar sektor pertanian misalnya peningkatan realisasi belanja pemerintah daerah khususnya belanja modal yang mendukung sektor konstruksi, peningkatan sektor perdagangan besar dan eceran serta sektor industry pengolahan sehingga pertumbuhan PDRB tidak hanya bergantung pada sektor pertanian.

Implikasi kebijakan terkait dengan belanja daerah, dimana pemerintah daerah harus konsisten merealisasikan anggaran yang berorientasi pada peningkatan pelayanan publik sehingga dapat meningkatkan PDRB Kab.Soppeng yang berimplikasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.