Pelaku Penebasan di Sidrap Masih Bertetangga Korban

  • Bagikan

SIDRAP — Kepolisian Sektor (Polsek) Baranti, Sidrap, bergerak cepat mengamankan pelaku penebasan dua orang buruh pengglingan padi, Jumat, 15 Oktober 2021, pagi.

Lelaki yang diamankan itu bernama Ismail (29). Dia masih bertetangga dengan korban di Jl Korban 40.000, Kelurahan Baranti, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap.

“Yang bersangkutan (Tersangka pelaku, red) sudah kita amankan. Dia kini dalam proses pemeriksaan anggota kami,” ujar Kapolsek Baranti, IPTU Sudirman kepada wartawan.

Dikatakannya, dua orang korban penebasan oleh tersangka, masing-masing Yusman alias Gonrong (32) dan Simba Prajaya (22). Keduanya tinggal di Jl Korban 40.000 jiwa, Baranti

“Setelah ditelusuri, tersangka ini juga tinggalnya di Jl Korban 40.000 jiwa, Baranti. Artinya, antara tersangka dan korban masih bertetangga,” kata kapolsek

BACA JUGA:  Pemkab Sidrap Bantu Korban Kebakaran dan Angin Kencang

Menurutnya, peristiwa itu terjadi di lokasi pabrik penggilingan beras di Labampu lingkungan II Baranti. Kejadinnya pagi sekira pukul 08.30 Wita.

Pagi itu, beber kapolsek, kedua korban sedang menjemur gabah di lapangan penggilingan beras milik pengusaha, Mardani

Tak lama kemudian, pelaku tiba-tiba muncul dan mengamuk lalu menyerang korban dengan sebilah parang yang telah terhunus.

Tak pembicaraan apa-apa, pelaku langsung menebas kepala Yusman sebanyak kali lalu menebas punggung Simba Praja sebanyak satu kali

Akibatnya, Yusman mengalami luka robek di kepala sebelah kanan, begitupun dengan Simba Praja mengalami luka robek pada punggung sebelah kanan.

Saat ini, sambung kapolsek lagi, korban sudah berada di Puskesmas Baranti dan koban lain dibawa ke Rumah Sakit (RS) Arifin Nu’mang untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

BACA JUGA:  YRFI Gelar Yamaha Day Sulselbar 2021

Kapolsek menyampaikan juga menyampaikan, pihaknya masih terus mendalami apa motif terjadinya penebasan itu (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *