Soppeng Bebas PMK? Ternyata Ini Rahasianya 

Silakan Share

Katasulsel.com, Soppeng — Lebaran IdulAdha 1443 H telah usai, masyarakat Soppeng dijamin mengonsumsi hewan ternak yang bebas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Lalu apa rahasianya?

Rupanya, jauh hari sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng telah menyiapkan Posko siaga PMK di wilayahnya. Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan (DPKHP) Soppeng yang mensponsorinya.

Tentu saja, keberadaan Posko Siaga itu, dalam rangka memastikan masyarakat mengonsumsi daging secara layak. 

Pendirian Posko Siaga itu, juga sejalan dengan Instruksi Menteri Pertanian RI Nomor : 151/PK.300/M/VII/2022 kepada Gubernur dan Bupati/Walikota seluruh Indonesia tertanggal 4 Juli 2022 agar dilakukan langkah taktis terkait PMK.

Juga, sebagai tindak lanjut instruksi ini, Kadis Peternakan, kesehatan hewan dan perikanan Kab. Soppeng, Ir. Erman Asnawi, M.Si telah menyiapkan Posko siaga ini yang dibentuk terhitung sejak tanggal 06 Juli 2022 dengan menyiapkan 7 dokter hewan dan 15 tenaga para medik

BACA JUGA:  Ayo Bangkit ! Ajak Dollah Mando di Harkitnas Sidrap

“Posko siaga ini disiapkan untuk mengantisipasi merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) yang sudah terkonfirmasi pada 22 provinsi dan pada salah satu Kabupaten di Sulawesi Selatan” ucapnya. Adapun kegiatan yang dilakukan di posko ini antara lain dalam hal pengeluaran Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), penyuluhan, pemeriksaan dan tindakan medik terhadap hewan ternak.

“Pemerintah Kab. Soppeng, juga sudah melakukan penutupan ( lockdown) untuk ternak yang rentan dari penyakit PMK ini dengan bersinergi bersama TNI, Polri, Kejaksaan dan Instansi terkait lainnya. Namun demikian, kami akan tetap mengedepankan aspek pengawasan dengan adanya posko layanan gratis 24 jam ini. Sehingga memberikan kenyamanan dalam melaksanakan pemotongan huwan kurban” tutupnya.

BACA JUGA:  DPRD Oke, Siap-siap Tiga Perda Baru Lahir di Sidrap

Jika ada masyarakat yang ingin melakukan pengaduan atau hal yang ingin ditanyakan terkait Penyakit PMK ini, maka dapat menghubungi Nomor telepon informasi dan pengaduan (0821 2978 7272) yang telah disiapkan **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.