KatasulselcomUniversitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) kembali menggelar pemilihan Presiden Mahasiswa (PRESMA) periode 2022-2023. Salah satu calon Presiden Mahasiswa (Presma) kali ini dari Prodi Sosiologi yaitu Muhammad Tamam Qomaruddin yang biasa disapa Tamam. Tamam juga merupakan alumni pondok pesantren Tarbiyatut tholabah.

Organisasi bukan hal baru bagi Tamam, pasalnya ia sudah berkecimpung di dunia organisasi sejak duduk di bangku SMA, tahun 2017 sampai 2018 ia terlibat dalam kepengurusan KE-MAK-an, IPNU, 2019 sampai 2021 menjadi pengurus PMII Rayon Pembebasan dan Himpunan Mahasiswa Sosiologi (HIMASOS). Selain itu ia juga menjadi pengurus Ikatan Mahasiswa Gersik (IMAGE) Jabodetabek dan pengurus Wasiat Jakarta periode 2020 hingga saat ini.

Sebagai seorang yang tumbuh melalui organisasi ia ingin mendedikasikan dirinya untuk UNUSIA dengan mencalonkan diri sebagai Presma. Dalam hal tersebut Tamam mengusung Visi “Terwujudnya integritas organisasi kemahasiswaan yang partisipatif, komunikatif, inklusif dan sinergis demi terciptanya UNUSIA yang berdedikasi dalam bidang keilmuan, berkebangsaan serta gerakan yang berdaya saing global”.

Tamam juga mengatakan, untuk mewujudkan visi tersebut kami juga mengusung misi, yaitu “Meningkatkan budaya etos kerja organisasi kemahasiswaan yang profesional, inovatif, partisipatif dan produktif, menjadikan organisasi kemahasiswaan sebagai inisiator yang responsif dan solutif bagi mahasiswa UNUSIA, membangun solidaritas dan sinergitas dengan memperluas relasi antar organisas kemahasiswaan baik dalam ranah internal atau eksternal kampus, meneguhkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan dalam bingkai Ahlussunnah wal Jama’ah di lingkungan UNUSIA”, ujar Tamam melalui sambungan telepon, pada Rabu (21/12/2022).

Tidak hanya itu, Tamam juga mengatakan, jika dirinya terpilih sebagai Presiden Mahasiswa UNUSIA periode 2023 – 2024, ia ingin menjadikan Badan Eksekutif Mahasiswa menjadi organisasi yang lebih baik dari sebelumnya. “Jika saya terpilih menjadi Presma, saya akan memberikan dedikasi terbaik saya, agar kedepannya BEM UNUSIA menjadi lebih baik, selain bisa menjadi wadah aspirasi bagi mahasiswa saya berharap di bawah kepemimpinan saya bisa membawa perubahan untuk lingkungan Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, pungkas Tamam.

“Kamu itu sukses memimpin Kelompok KKN MD 06, dengan satu-satunya kelompok yang berhasil menerbitkan jurnal pengabdian masyarakat dengan akreditasi SINTA 3. Tidak hanya itu, kelompok KKN yang di Pimpin Tamam juga menjadi satu-satunya kelompok yang menerbitkan laporan KKN yang ber-ISBN. Prestasi tersebut adalah modal baser bagi Tamam dalam memimpin BEM Unusia uang lebih baik jika terpilih. Tamam berperestasi di bidang perkuliahan, bidang penelitian dan bidang pengabdian masyarakat. Tamam itu mahasiswa paripurna untuk memimpin BEM Unusia.” ujar teman teman KKN.