
Sidrap, Katasulsel.com — Pasca Lebaran Idulfitri, saatnya melepas penat. Bagi Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, tak perlu jauh-jauh. Wisata lokal justru menyimpan keunikan tersendiri.
Sungai Salo Tengah menjadi pilihannya. Terletak di Lingkungan Lampiring, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Pituriase, sungai ini menawarkan pesona alam yang masih asri. Airnya jernih, mengalir tenang di antara bebatuan. Pepohonan rindang menambah kesan eksotis. Sejuk, damai, alami.
Rabu, 2 April 2025, Syaharuddin datang bersama keluarga dan kerabat. Tidak sekadar menikmati pemandangan, ia ingin mencicipi langsung pengalaman unik: makan dan mandi di sungai.

“Di sini, kita bisa menikmati kuliner terapung. Makan di atas aliran sungai yang sejuk. Ini pengalaman berbeda,” ujarnya dalam sebuah video yang diunggah di media sosial.
Warganet pun ramai berkomentar. Ada yang penasaran, ada pula yang langsung merencanakan kunjungan. Sungai Salo Tengah mendadak viral.
Bupati Sidrap ingin lebih banyak orang tahu. Wisata ini masih gratis, hanya biaya parkir yang dikenakan. “Silakan bawa makanan sendiri, nikmati suasana. Pengelola sudah menyediakan tempat yang nyaman,” katanya.
Lebih dari sekadar liburan, kehadiran wisata Sungai Salo Tengah diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi lokal. Warung-warung kecil mulai bermunculan. Masyarakat sekitar mendapat manfaat.
Di dunia pariwisata, konsep wisata berbasis alam seperti ini tengah naik daun. Wisata sungai dengan konsep kuliner terapung, misalnya, telah sukses di banyak daerah lain. Kini, Sidrap tak mau ketinggalan.
Syaharuddin bertekad terus mengembangkan potensi wisata daerahnya. Sungai Salo Tengah hanyalah permulaan. “Kami ingin wisata Sidrap lebih dikenal. Bukan hanya bagi warga lokal, tapi juga wisatawan dari luar,” tegasnya.
Jadi, sudah siap merasakan sensasi makan dan mandi di sungai? Sidrap menunggu kedatangan Anda. (*)
Tinggalkan Balasan