Harianto EDITOR
Redaktur Katasulsel.com yang mengawal isu publik dan dinamika pembangunan daerah.
Artikel: 222 Lihat semua

Makassar, Katasulsel.com – Malam pergantian tahun yang semestinya menjadi momen perayaan justru berakhir nahas bagi seorang anggota kepolisian di Kota Makassar. Briptu Fadlan Eka Putra, personel Polsek Bontoala, mengalami luka serius pada mata kirinya akibat ledakan petasan saat menjalankan tugas pengamanan, Rabu (31/12/2025) malam.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 Wita di Jalan Laiya, Kelurahan Gaddong, Kecamatan Bontoala. Saat itu, Polsek Bontoala menerima laporan adanya dugaan penganiayaan terhadap seorang warga. Tim Opsnal yang dipimpin Panit 1 Opsnal Iptu Ikhwan G dan Panit 2 Opsnal Iptu H Firdaus segera bergerak ke lokasi kejadian bersama Briptu Fadlan.

Setibanya di tempat kejadian perkara, korban penganiayaan diketahui telah lebih dahulu dibawa ke rumah sakit oleh petugas piket bersama Unit Reskrim. Aparat kepolisian kemudian melakukan pemantauan situasi sekitar serta mengumpulkan keterangan warga guna mengungkap identitas pelaku penganiayaan.

Di tengah proses tersebut, sejumlah warga tiba-tiba menyalakan petasan di sekitar lokasi. Informasi yang diterima menyebutkan, sebagian petasan dinyalakan dengan arah mendatar ke depan sehingga membahayakan keselamatan orang di sekitarnya. Melihat kondisi itu, aparat kepolisian memberikan imbauan agar petasan diarahkan ke udara.

Namun, saat imbauan disampaikan, sebuah petasan meledak di dekat posisi

anggota Opsnal. Percikan ledakan mengenai mata kiri Briptu Fadlan hingga membuatnya terjatuh dan mengalami pendarahan hebat. Rekan-rekan korban langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi Briptu Fadlan ke Rumah Sakit Pelamonia Makassar.

Karena kondisi luka yang cukup serius, Briptu Fadlan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Mata Khusus Orbita Makassar untuk mendapatkan penanganan lanjutan. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif di bawah pengawasan dokter spesialis mata.

Ayah korban, H. Husain Dg Raga, mengaku sangat terpukul atas musibah yang menimpa anaknya saat sedang bertugas. Ia menyebutkan bahwa berdasarkan keterangan awal dari tim medis, terdapat kemungkinan mata kiri Briptu Fadlan mengalami kerusakan permanen.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dokter. Harapan kami tentu semoga mata anak kami bisa pulih kembali,” ujarnya saat ditemui di RS Orbita, Sabtu (3/1/2025). Ia berharap aparat kepolisian dapat mengusut tuntas peristiwa tersebut dan menindak tegas pihak yang bertanggung jawab agar kejadian serupa tidak kembali terulang, khususnya pada momentum perayaan malam tahun baru.(*)

Gambar berita Katasulsel

Anda membaca Katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.