Batam, Katasulsel.com — Penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) 2026 tak hanya meninggalkan catatan organisasi, tetapi juga gelombang respons di media sosial.

Nama Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, mendadak ramai diperbincangkan warganet usai tampil di forum nasional tersebut.

Sejumlah unggahan foto dan potongan video kehadiran Syaharuddin Alrif di Rakernas Apkasi 2026, yang digelar di Hotel Aston Batam, Kepulauan Riau, Selasa (20/1/2026), beredar luas di berbagai platform media sosial. Dari situ, komentar netizen pun bermunculan.

Salah satu komentar yang paling banyak disorot berbunyi, “Syaharuddin Alrif cocoknya jadi menteri, bukan bupati atau pemimpin Sidrap saja,” Kalimat singkat itu viral, diikuti komentar lain yang menilai cara bicara, penguasaan isu, hingga gestur kepemimpinannya sudah berada di level nasional.

Penilaian warganet tersebut tak lepas dari peran Syaharuddin Alrif di Rakernas Apkasi. Ia hadir bukan sekadar sebagai kepala daerah, tetapi juga mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Umum Apkasi Koordinator Bidang Pangan, posisi strategis yang bersinggungan langsung dengan salah satu agenda prioritas nasional.

Dalam forum tersebut, Syaharuddin Alrif menegaskan pentingnya menjadikan pemerintah kabupaten sebagai mitra aktif pemerintah pusat, bukan sekadar pelaksana kebijakan. Ia berbicara tentang kebutuhan riil daerah, namun menempatkannya dalam kerangka besar pembangunan nasional.

“Daerah harus bicara dari lapangan, tapi berpikir dalam kepentingan nasional,” tegasnya dalam rangkaian Rakernas.

Gaya penyampaian yang lugas, tenang, dan berbasis data itulah yang kemudian menarik perhatian publik. Banyak netizen menilai Syaharuddin Alrif memiliki aura kepemimpinan nasional, dengan pendekatan yang dianggap matang dan substansial.

Rakernas Apkasi XVII 2026 sendiri resmi ditutup oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang dalam sambutannya menekankan peran Apkasi sebagai jembatan strategis antara pemerintah pusat dan daerah. Apkasi saat ini menaungi 416 kabupaten di seluruh Indonesia.

Ketua Umum Apkasi, Bursah Zarnubi, menegaskan Rakernas menjadi ruang konsolidasi kebijakan agar program pusat dan daerah berjalan selaras, mulai dari penguatan ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur dasar, optimalisasi dana desa, hingga penguatan manajemen talenta ASN.

Rangkaian kegiatan Rakernas juga dirangkaikan dengan peresmian Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) oleh Mendagri Tito Karnavian bersama Ketua Apkasi dan Chairman International Business Association (IBA), Mrs. Shan Shan. PPID diharapkan mendorong promosi potensi daerah dan peningkatan investasi secara nasional.

Di tengah agenda besar itu, sorotan publik justru mengerucut pada figur Syaharuddin Alrif. Bicara lokal, berpikir nasional—sebuah karakter yang membuat namanya tak hanya diperhitungkan di lingkup kabupaten, tetapi juga mulai diperbincangkan di level nasional.

Tak heran jika komentar warganet pun bermunculan. “Syaharuddin Alrif cocoknya jadi menteri, bukan bupati,” menjadi penanda bagaimana persepsi publik melihat sosok anak Sidrap yang kini tampil dengan kelas nasional. (*)