📣 Ikuti saluran resmi WhatsApp kami sebelum membaca berita!

Join WhatsApp

Wajo, katasulsel.com — Jalan provinsi yang satu ini lama jadi bahan umpatan. Debu saat kemarau. Becek saat hujan. Sekarang ceritanya mulai berubah.

Ruas Impa–Impa Anabanua, di jantung Kabupaten Wajo, sudah menyentuh 90 persen pengerjaan. Angka itu diumumkan langsung Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman. Bukan angka kecil. Itu artinya, tinggal sedikit lagi Wajo bernapas lega.

Proyek ini masuk Multiyears Project (MYC) Paket 4. Skema panjang. Dan mahal. Tapi memang untuk urusan jalan, setengah-setengah hanya melahirkan lubang baru.

“Untuk ruas Impa–Impa Anabanua di Kabupaten Wajo, progresnya sudah 90 persen. Kita optimalkan agar sisanya segera rampung sesuai target,” kata Andi Sudirman, 3 Februari 2026.

Kalimatnya datar. Tapi dampaknya tidak.

Di Wajo, jalan bukan sekadar aspal. Jalan adalah urat nadi. Penghubung sawah, pasar, sekolah, dan puskesmas. Jalan juga penentu harga gabah dan biaya angkut.

90 persen itu terasa betul di lapangan.

“Dulu kalau lewat sini, motor sering jatuh. Sekarang sudah enak, mulusmi. Kami orang Wajo senang sekali,” ujar Rahman, warga Anabanua, sambil tersenyum lebar. Ia sehari-hari mengantar hasil panen ke pasar.

Warga lain, Nurhaeni, ibu rumah tangga di Impa, mengaku waktu tempuh ke kota kini jauh lebih singkat.
“Biasanya bisa satu jam lebih, sekarang cepat. Anak-anak ke sekolah juga tidak terlambat lagi. Jalan bagus begini memang ditunggu-tunggu,” katanya.

Bagi Pemprov Sulsel, proyek ini bukan sekadar mengejar target fisik. Andi Sudirman menekankan soal kenyamanan dan keselamatan. Jalan provinsi harus layak dilalui, bukan sekadar bisa dilewati.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada di titik pekerjaan yang belum selesai. Jalan hampir jadi bukan berarti bebas risiko.

MYC sendiri terus dikawal ketat. Dari spesifikasi teknis sampai manfaat akhirnya. Pemerintah tak ingin proyek multiyears hanya meninggalkan papan nama dan baliho.

Di Wajo, papan itu kini hampir tak relevan. Yang lebih penting: aspalnya sudah terasa di roda.
Dan 90 persen itu sudah cukup untuk membuat warga tersenyum.(yani)