📣 Ikuti saluran resmi WhatsApp kami sebelum membaca berita!

Join WhatsApp

Barru, Katasulsel.com – Kondisi jalan nasional penghubung Kabupaten Pangkep dan Barru di jalur poros Trans Sulawesi kian memprihatinkan. Di sejumlah titik, permukaan jalan dilaporkan retak, bergelombang, hingga berlubang, dan dinilai membahayakan pengguna jalan.

Kerusakan tersebar di beberapa segmen yang setiap hari dilalui kendaraan pribadi dan angkutan logistik. Arus lalu lintas di jalur vital ini pun kerap melambat karena pengendara harus mengurangi kecepatan demi menghindari lubang dan kontur jalan yang tidak rata.

“Sekarang harus ekstra hati-hati. Apalagi malam hari, lubang tidak kelihatan jelas,” kata seorang pengguna jalan yang rutin melintas di jalur Pangkep–Barru.

Keluhan serupa datang dari pengemudi angkutan barang. Mereka menilai kondisi jalan tidak hanya mengancam keselamatan, tetapi juga berdampak pada biaya operasional kendaraan.

“Kalau jalan rusak begini, kendaraan cepat rusak. Waktu tempuh juga lebih lama,” ujar seorang sopir truk.

Warga menilai kerusakan jalan ini tidak bisa dianggap sepele. Jalur Pangkep–Barru merupakan bagian dari poros Trans Sulawesi yang menopang mobilitas antarwilayah dan distribusi logistik. Jika dibiarkan, potensi kecelakaan dan kerugian ekonomi disebut akan semakin besar.

Tokoh masyarakat setempat mendesak pemerintah segera turun tangan. Mereka meminta dilakukan evaluasi lapangan dan perbaikan menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam.

“Ini jalan nasional, urat nadi ekonomi. Sudah seharusnya menjadi prioritas perbaikan,” kata perwakilan warga.

Pengamat transportasi menilai lambannya penanganan kerusakan jalan berisiko memperparah kondisi infrastruktur. Perawatan rutin dan penanganan dini disebut jauh lebih efektif dibanding menunggu kerusakan semakin parah.

Hingga kini, warga masih menunggu langkah konkret dari pihak terkait. Sementara itu, pengguna jalan diimbau meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur Pangkep–Barru.

Kerusakan sudah nyata. Keluhan sudah disuarakan. Tinggal menunggu, apakah perbaikan akan segera dilakukan atau jalan nasional ini terus menjadi ancaman bagi penggunanya. (pjr)