Wajo, katasulsel.com – Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 14.15 Wita, Desa Nepo, Kecamatan Tanasitolo, diguncang kepanikan. Lima rumah panggung milik warga Haji Magga, Husaini, Safruddin (Sappe), Roni, dan Sultan terbakar habis.
Meski api menjalar cepat, solidaritas warga dan aksi heroik tim tanggap darurat membuat warga tetap terselamatkan. DAMKAR Wajo, TNI, Polres Wajo, BPBD Wajo, TAGANA Wajo, serta Pemerintah Desa Nepo berjuang keras memadamkan kobaran api dan mengevakuasi warga.
“Api datang begitu cepat, tapi bantuan datang tepat waktu. Kami berhasil menyelamatkan beberapa keluarga dan hewan peliharaan,” kata seorang warga dengan napas tersengal.
Selain rumah, beberapa kendaraan seperti mobil Kijang merah dan sepeda motor Jupiter
Kebakaran ini menjadi bukti betapa pentingnya kesiapsiagaan dan kerja sama antara warga dan aparat. Meski materi hilang, warga tetap menunjukkan kekompakan: saling menguatkan, membagikan tempat berlindung sementara, dan membersihkan puing.
Dalam kepulan asap yang mengepul, rasa kehilangan bercampur dengan rasa kagum terhadap solidaritas yang muncul spontan. Musibah ini bukan hanya cerita tentang kebakaran, tapi juga tentang kebersamaan yang menyala lebih kuat daripada api. (gea)

Tinggalkan Balasan