
Medan, Katasulsel.com – Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan berbagai elemen masyarakat untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian sosial. Hal itulah yang dilakukan oleh LSM TKN Kompas Nusantara bersama Pagar UNRI Prabowo–Gibran dengan menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat.
Kegiatan sosial tersebut tidak hanya sekedar membagikan makanan berbuka puasa kepada pengguna jalan dan warga sekitar, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antara masyarakat, aparat, dan pemerintah.
Ratusan warga tampak antusias menerima takjil yang dibagikan oleh para Pengurus DPP LSM TKN Kompas Nusantara. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terlihat saat para peserta kegiatan berinteraksi langsung dengan masyarakat yang melintas di lokasi kegiatan.
Ketua Umum DPP LSM TKN Kompas Nusantara, Adi Warman Lubis, mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat hubungan antara berbagai elemen bangsa.
Menurutnya, kegiatan Ramadhan seperti ini tidak hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga memiliki makna sosial yang besar karena mampu menyatukan
“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kita ingin menunjukkan bahwa kebersamaan dan semangat gotong royong masih sangat kuat di tengah masyarakat,” ujarnya, Minggu (15/5/2026).
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi simbol persatuan antara berbagai elemen, mulai dari masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga unsur aparat negara.
Dalam kegiatan tersebut tampak hadir dan terlibat berbagai pihak, termasuk unsur Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolsek Medan Timur), Pemerintahan (Camat Medan Timur), serta para Pengurus DPP LSM TKN Kompas Nusantara dan masyarakat.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa kegiatan sosial sederhana seperti berbagi takjil dapat menjadi wadah untuk memperkuat persatuan dan solidaritas di tengah masyarakat.
Adi Warman Lubis berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya pada bulan Ramadhan, tetapi juga dalam berbagai momentum lainnya.
Menurutnya, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial harus terus dijaga agar masyarakat tetap solid dan saling mendukung dalam membangun bangsa.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang membagikan takjil, tetapi juga tentang membangun kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat persatuan di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan