Mamuju, katasulsel.com — Suasana haru menyelimuti keluarga Agus ketika putri kandungnya, Ika Astriyani (19), yang sempat dilaporkan kabur dari rumah di Mamuju, Sulawesi Barat, akhirnya dipertemukan kembali dengan ayahnya, Kamis (19/3/2026).
Momen ini menjadi bukti nyata kepedulian aparat kepolisian dalam melindungi dan menyatukan keluarga yang terpisah.
Kasus ini terungkap setelah laporan diterima Polres Tolikara melalui TikTok Resmi Humas pada Rabu (18/3/2026).
Pelapor, Alma (18) dari Keroom, Jayapura, meminta bantuan untuk menemukan kakak sepupunya, Ika, yang diduga kabur ke wilayah Kabupaten Tolikara.
Respon aparat cepat.
Polisi menelusuri jejak Ika dan berkoordinasi lintas wilayah.
Alhasil, Ika berhasil dilacak di Tolikara dalam kondisi aman.
Setelah identitas dipastikan, pihak kepolisian menghubungi Alma untuk menginformasikan kabar baik tersebut.
Sang ayah, Agus, yang telah lama mencari anaknya, langsung berangkat dari Mamuju menuju Jayapura, kemudian ke Wamena, didampingi dua kerabat dari Keroom, untuk menjemput Ika.
Pertemuan di Tolikara berlangsung penuh haru.
Agus meneteskan air mata saat memeluk putrinya, sementara Ika terlihat menyesali keputusan kaburnya, dan lega dapat bertemu kembali dengan ayah.
Kasi Humas Polres Tolikara, IPDA Michel Milan Simopiaref, menegaskan keberhasilan ini tidak lepas dari peran serta masyarakat, termasuk laporan melalui media sosial.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat, termasuk saudari Alma yang telah melaporkan melalui media sosial. Informasi sekecil apa pun sangat berarti dalam membantu tugas kepolisian,” ujar Michel.
Ia menambahkan, polisi selalu mengedepankan pendekatan persuasif, memastikan semua pihak aman dan sehat sebelum dipertemukan kembali dengan keluarga.
Polisi juga mengimbau orang tua agar memperhatikan kondisi psikologis anak dan menjalin komunikasi yang baik dalam keluarga, sebagai langkah pencegahan kejadian serupa di masa depan.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa kolaborasi masyarakat dan aparat hukum, plus respons cepat, bisa memberikan dampak nyata. Berkat kepedulian warga dan kerja cepat polisi, sebuah keluarga kembali utuh dalam balutan haru dan bahagia.(*)


