Sidrap, katasulsel.com — Siapa sangka, mobil-mobilan kecil yang dulu identik dengan permainan anak-anak, kini berubah jadi ajang adu skill yang serius.
Mini 4WD sekarang tak lagi sekadar hobi. Di tangan komunitas yang solid, ia berkembang jadi olahraga kompetitif yang mulai diakui di tingkat provinsi.
Di Sulawesi Selatan, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) ikut ambil peran penting. Lewat komunitas SAROMASE, Sidrap dipercaya menjadi tuan rumah Bupati Sidrap Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Mini 4WD Dumper Class Seri 2.
Rencananya, event ini akan digelar pada 22–24 Mei 2026 di Kota Pangkajene.
Kejuaraan ini berada di bawah naungan Ikatan Motor Indonesia Sulawesi Selatan dan masuk dalam kalender resmi Kejurprov Mini 4WD 2026. Bahkan, ajang ini jadi salah satu langkah menuju Pekan Olahraga Provinsi Wajo–Bone 2026.
Ketua IMI Sidrap, Wasianto, menegaskan Mini 4WD kini sudah masuk kategori olahraga. Jadi, semua harus pakai aturan yang jelas.
Mulai dari spesifikasi mobil, cara lomba, sampai sistem penilaian—semuanya mengikuti standar resmi.
“Sekarang tidak bisa lagi asal main. Semua harus sesuai aturan supaya kompetisinya sehat dan profesional,” ujarnya.
Yang menarik, Kejurprov kali ini menghadirkan kelas Dumper—dan ini jadi yang pertama digelar di Sidrap.
Berbeda dengan kelas biasa, Dumper Class lebih menantang. Mobil harus stabil, presisi, dan butuh strategi modifikasi yang matang. Jadi bukan cuma cepat, tapi juga cerdas.
Kelas ini sering jadi ajang unjuk kreativitas para racer.
Kesuksesan event ini tak lepas dari peran komunitas. SAROMASE jadi motor utama yang menggerakkan semuanya.
Ini bukti kalau komunitas lokal bisa naik kelas—dari sekadar kumpul hobi, jadi penyelenggara event resmi tingkat provinsi.
Kejurprov ini bukan cuma soal balapan. Dampaknya terasa ke mana-mana.
Ekonomi lokal bisa ikut bergerak—hotel, warung makan, hingga UMKM bakal kebagian rezeki. Selain itu, ajang ini juga membuka peluang lahirnya atlet-atlet baru dari daerah.
Anak muda pun jadi punya alternatif kegiatan positif, apalagi Mini 4WD juga melatih kreativitas dan kemampuan teknik.
Dengan hadiah yang cukup besar di rangkaian Kejurprov IMI Sulsel 2026, event ini diprediksi bakal ramai diikuti peserta dari berbagai daerah.
Menjadi tuan rumah bukan sekadar kebanggaan. Ini juga jadi langkah Sidrap untuk dikenal sebagai salah satu pusat perkembangan Mini 4WD di Sulawesi Selatan.
Kalau pembinaannya terus jalan, bukan tidak mungkin Sidrap jadi barometer Mini 4WD ke depan.
Dari yang dulu cuma mainan, sekarang jadi olahraga.
Dan Sidrap, pelan tapi pasti, ikut ada di jalur utama perkembangannya.(*)


