Sidrap, katasulsel.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) berusaha memperlancar konektivitas antarwilayah.
Di Sidrap, selain jalan poros ke Rappang dibenahi, jalan poros Sidrap–Wajo dan jalur yang mengarah ke Pinrang, juga diperkuat.
Upaya ini diharapkan bisa memperlancar distribusi barang, jasa, dan membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel, ZN Ahmad Wildani, menyampaikan, pengerjaan saat ini masih fokus pada ruas Pangkajene Sidrap–Rappang.
Ia juga menyebut, pengerjaan itu bagian dari Paket 3 provinsi. Ruas sepanjang 9,3 kilometer dibagian utara Sidrap itu sudah mulai diaspal.
“Ini masuk Paket 3, kewenangan provinsi. Nantinya akan tersambung sampai batas Soppeng–Pangkajene, termasuk sisi batas Sidrap. Target kami satu koridor ini tuntas,” jelas Wildani, Kamis (19/3/2026).
Selain ruas tersebut, Pemprov Sulsel telah menyiapkan kelanjutan pembangunan di Sidrap dan Soppeng pasca-Lebaran.
Program ini menjadi bagian dari percepatan konektivitas lintas kabupaten, yang diharapkan tidak hanya menyambung jalan, tetapi juga menekan biaya logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalur penghubung Sidrap ke kabupaten sekitar, termasuk Pinrang, Soppeng, hingga Wajo, terus diperkuat.
Pemprov Sulsel menekankan, keberhasilan pembangunan jalan poros ini tidak hanya soal aspal dan beton, tetapi juga kolaborasi antara provinsi dan kabupaten/kota agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Dengan konektivitas yang makin lancar, Sidrap–Soppeng siap menjadi poros ekonomi baru di Sulsel. Jalan mulus bukan hanya soal kendaraan lewat, tetapi juga harapan warga agar kesejahteraan lebih merata.(*)


