Jakarta, Katasulsel.com — Nama itu kini bergema.

Veda Ega Pratama.

Dari Thailand. Lalu Brasil. Dari posisi lima… ke podium tiga. Lonjakan yang tidak biasa. Cepat. Tajam. Mengguncang.

Di tengah euforia itu, muncul satu pertanyaan besar:
apakah Veda sedang diperebutkan tim besar?

Jawabannya—belum.

Belum ada.

Tidak ada pernyataan resmi. Tidak ada kontrak baru. Tidak ada tanda tangan yang berpindah.

Veda masih di tempatnya. Honda Team Asia.

Dan justru di situlah cerita menariknya dimulai.

Moto3 musim 2026 belum panjang. Tapi cukup untuk melihat arah.

Veda sudah mengoleksi 27 poin. P5 di Thailand. P3 di Brasil.

Klasemen?

Posisi tiga.

Bukan sekadar angka. Ini pesan.

Bahwa Honda akhirnya punya penantang serius.

Karena selama ini, satu nama selalu mendominasi: KTM.

Isu pun berkembang.

KTM disebut-sebut mulai melirik. Masuk akal. Mereka raja di Moto3. Mereka selalu mencari talenta muda yang bisa langsung ngebut.

Tapi… belum ada bukti.

Belum ada langkah resmi.

Masih sebatas spekulasi.

Lalu muncul nama lain. Ducati.

Terdengar besar. Terdengar meyakinkan.

Tapi tidak relevan.

Ducati tidak punya tim di Moto3. Mereka bermain di MotoGP. Juga WorldSBK. Bukan di sini.

Jadi isu “Ducati ikut berebut”?

Lebih banyak bumbu. Daripada fakta.

Yang nyata justru Honda.

Mereka tidak diam.

Podium di Brasil bukan sekadar hasil. Itu sinyal. Bahwa Veda bukan pembalap biasa.

Ia jadi pembalap Honda terbaik sejauh ini di Moto3 2026.

Di saat KTM masih dominan, Honda melihat celah.

Dan Veda adalah jawabannya.

Dukungan mulai mengalir.

Dari publik. Dari sponsor. Dari Indonesia.

Bonus berdatangan. Sorotan media membesar.

Tekanan? Iya.

Tapi juga peluang.

Honda tahu itu.

Mereka tidak ingin kehilangan.

Jadi, di tengah isu panas, tarik-menarik nama besar, dan spekulasi paddock…

faktanya sederhana.

Veda masih milik Honda.

Dan Honda belum siap melepasnya.

Moto3 2026 baru berjalan.

Perjalanan masih panjang.

Tapi satu hal sudah jelas—

Veda bukan lagi sekadar pembalap muda.

Ia sudah jadi simbol perlawanan.

Honda melawan KTM.

Dan dunia mulai menoleh.(*)

Gambar berita Katasulsel

Anda membaca Katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.