Medan, katasulsel.com – Rico Tri Putra Bayu Waas, Wali Kota Medan, memimpin apel perdana pasca libur Idul Fitri 1447 Hijriah.
Lokasi: halaman Kantor Wali Kota Medan.
Hadir Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap, Sekda Wiriya Alrahman, pimpinan perangkat daerah, camat, lurah, dan direksi perusahaan daerah.
Rico membuka dengan ucapan Selamat Hari Raya.
“Libur sudah selesai. Mari kita kerja lagi. Fokus bekerja. Layani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujarnya.
Momentum apel ini bukan sekadar rutinitas.
Ini waktunya menata ritme kerja, menegaskan tanggung jawab, dan menyelaraskan pengabdian kepada masyarakat.
Visi Rico jelas: Medan Berdaya, inklusif, maju, berkelanjutan.
Semua kebijakan harus berbasis data, riset, dan tepat sasaran.
“Tidak ada lagi perkiraan. Semua keputusan harus berdasarkan fakta dan kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Prioritas kerja Pemko Medan:
Penguatan identitas kota berbasis budaya dan multikulturalisme.
Pemerataan pembangunan infrastruktur.
Pelayanan publik cepat, transparan, digital.
Penataan kota dan kebersihan lingkungan hingga tingkat terkecil.
Rico menekankan 2.001 poskamling wajib aktif.
“Keamanan dan ketertiban harus nyata, bukan hanya slogan. Setiap lingkungan harus bersinergi,” tegasnya.
Bidang sosial juga menjadi fokus.
Program Keluarga Harapan (PKH) ditambah untuk 10.000 warga.
Semua bantuan harus tepat sasaran, berbasis data, dan transparan.
Kesehatan jadi sorotan.
“Tidak boleh ada lagi anak gizi buruk di Medan. Temukan, laporkan, dan tangani segera,” kata Rico.
Pemko juga mendorong pemberdayaan ekonomi.
Pelatihan keterampilan, penguatan UMKM, dan pemanfaatan platform digital agar pelaku usaha lokal naik kelas dan mandiri.
Di akhir, Rico menekankan integritas ASN:
“Tidak ada lagi pungli. Tidak ada layanan berbelit. Kerja harus tulus, ikhlas, profesional,” tegasnya.
Usai apel, Wali Kota dan Wakil Wali Kota bersalaman dengan seluruh ASN.
Dilanjutkan silaturahmi dan halal bihalal penuh keakraban, sambil menyiapkan semangat baru membangun Kota Medan.(*)
