Soppeng, katasulsel.com — Keberhasilan program listrik masuk sawah di Kabupaten Sidrap mulai menarik perhatian daerah lain di Sulawesi Selatan. Setelah berjalan sekitar setahun dan menunjukkan hasil nyata di lapangan, kini Pemerintah Kabupaten Soppeng mulai melirik program tersebut sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Program yang diinisiasi Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, itu sebelumnya difokuskan untuk menjawab persoalan klasik petani: keterbatasan akses air irigasi. Dengan memanfaatkan listrik untuk menggerakkan pompa air, petani tidak lagi sepenuhnya bergantung pada curah hujan.

Hasilnya tidak main-main. Produksi gabah di sejumlah wilayah di Sidrap dilaporkan mengalami peningkatan signifikan. Selain itu, biaya operasional petani juga menjadi lebih efisien karena sistem pengairan lebih terkontrol dan berkelanjutan.

Melihat capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Soppeng mulai melakukan penjajakan awal. Sejumlah pembahasan digelar untuk mengkaji kemungkinan penerapan program serupa, termasuk melalui forum diskusi dan penyusunan konsep teknis.

Berbeda dengan Sidrap yang telah lebih dulu mengimplementasikan program ini secara langsung di lapangan, Soppeng saat ini masih berada pada tahap perencanaan. Namun, ketertarikan tersebut menandakan adanya kebutuhan mendesak untuk mencari solusi alternatif dalam mengatasi persoalan pertanian, khususnya terkait ketersediaan air.

Selama ini, petani di sejumlah wilayah Soppeng masih menghadapi tantangan serius akibat ketergantungan pada musim hujan. Kondisi ini kerap berdampak pada menurunnya produktivitas saat musim kemarau berkepanjangan.

Advertisement

Jika program listrik masuk sawah benar-benar direalisasikan, bukan tidak mungkin sektor pertanian di Soppeng akan mengalami lonjakan produktivitas seperti yang terjadi di Sidrap.

Terlebih, model ini dinilai mampu memberikan kepastian pengairan yang lebih stabil bagi petani.

Di sisi lain, keberhasilan Sidrap juga memperkuat posisi daerah tersebut sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Selatan. Inovasi di sektor pertanian menjadi kunci penting dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Kini, langkah Soppeng untuk mengikuti jejak Sidrap tinggal menunggu keberanian dalam mengeksekusi program di lapangan. Jika berhasil, bukan tidak mungkin model listrik masuk sawah akan menjadi rujukan bagi daerah lain di Indonesia. (wis)

Advertisement

Gambar berita Katasulsel

Anda membaca Katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.