Bulukumba, Katasulsel.com — Aksi kejahatan jalanan kembali menggemparkan Kabupaten Bulukumba. Dua pemuda yang baru pulang dari Makassar menjadi korban perampokan disertai kekerasan (curas) setelah diduga dibuntuti pelaku sejak dari wilayah Bantaeng.
Peristiwa itu terjadi di jalan poros Bulukumba–Bantaeng, tepatnya di wilayah Kelurahan Mariorennu, Kecamatan Gantarang—sebuah jalur yang dikenal relatif sepi, terutama pada malam hari.
Korban, masing-masing berinisial ACG (19) dan MNC (18), awalnya tidak menyadari bahwa mereka telah menjadi target. Hingga akhirnya, sebuah mobil pickup putih tiba-tiba menabrak sepeda motor yang mereka kendarai dari arah belakang.
Benturan keras membuat keduanya terjatuh dan tak sempat melakukan perlawanan.
Dalam kondisi terluka dan panik, para pelaku langsung melancarkan aksinya. Sepeda motor milik korban, dua unit telepon genggam, dompet, hingga barang pribadi lainnya dirampas. Bahkan, korban mengalami luka akibat insiden tersebut dan harus mendapatkan perawatan.
Aksi Terencana, Korban Sudah Diincar
Polisi memastikan bahwa aksi tersebut bukan kejahatan spontan.
Kasat Reskrim Polres Bulukumba, Iptu Muhammad Ali, mengungkapkan bahwa pelaku telah merencanakan aksinya sejak awal, termasuk membuntuti korban dari jarak jauh dan memilih lokasi yang minim penerangan.
“Korban sudah diikuti sejak dari arah Bantaeng. Pelaku menunggu momen di lokasi sepi untuk melakukan aksinya,” ungkapnya.
Modus yang digunakan terbilang berbahaya: menabrak kendaraan korban untuk melumpuhkan, lalu merampas barang-barang berharga dalam waktu singkat.
Empat Pelaku Diamankan, Termasuk Penadah
Tim Resmob Polres Bulukumba bergerak cepat setelah menerima laporan. Hasilnya, empat orang berhasil diamankan, termasuk seorang penadah yang diduga membeli barang hasil kejahatan.
Barang bukti berupa mobil pickup yang digunakan saat beraksi turut disita. Sementara itu, beberapa barang milik korban sempat dibuang oleh pelaku, diduga untuk menghilangkan jejak.
Penangkapan dilakukan di sejumlah lokasi berbeda, termasuk di wilayah Bantaeng.
Jalur Sepi Jadi Sasaran, Warga Diminta Waspada
Kasus ini memicu kekhawatiran masyarakat, khususnya pengguna jalan yang kerap melintas di jalur poros Bulukumba–Bantaeng pada malam hari.
Minimnya penerangan dan pengawasan membuat kawasan tersebut dinilai rawan dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.
Polisi pun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama saat berkendara di malam hari dan di jalur yang sepi.
Sinyal Bahaya Kejahatan Terorganisir
Peristiwa ini menjadi peringatan bahwa kejahatan jalanan kini mulai menggunakan pola yang lebih terencana.
Pelaku tidak lagi sekadar mencari kesempatan, tetapi aktif memburu target, menentukan lokasi, hingga menyiapkan skenario pelarian.
Jika tidak diantisipasi secara serius, pola kejahatan seperti ini berpotensi terus berulang dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. (Wis)


