Sidrap, Katasulsel.com – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sidrap melaksanakan pelantikan dan rapat kerja pengurus periode 2025-2030 di Hutan Kota Monumen Ganggawa pada Minggu (29/3/2026). Acara yang mengambil tema “Media Sehat, Jurnalis Terlindungi” menghadirkan sekitar 30 lebih perusahaan media daring yang beroperasi di daerah ini.

Dalam sambutannya, Syafruddin Wela menjelaskan bahwa proses penyelenggaraan pelantikan ini membutuhkan waktu sekitar 7 bulan. “Sejak Agustus 2005 lalu kami menerima mandat dari JMSI Sulawesi Selatan. Proses izin bersama Pak Ketua memakan waktu cukup lama karena kami harus mendata seluruh pemilik media yang ada di Sidrap,” ujarnya.

Menurutnya, jumlah perusahaan media daring di Sidrap yang mencapai lebih dari 30 merupakan angka yang lumayan besar, sehingga menjadi tugas dan tanggung jawab pengurus untuk mendorong ekosistem media yang sehat.

Advertisement

“Media sehat tidak hanya berkaitan dengan administrasi dokumen yang cukup berat jika harus mengikuti peraturan dari berbagai pihak. Namun alhamdulillah, di Sidrap banyak teman-teman yang berhasil membangun perusahaan media daring,” katanya.

Acara ini juga menghadirkan kolaborasi dengan BPJS Kesehatan, mengangkat isu kesehatan sebagai salah satu fokus utama. Syafruddin Wela menambahkan bahwa pekerja media sebagai tenaga lapangan memiliki risiko yang cukup tinggi, sehingga ke depannya akan terus berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan jaminan yang diperlukan.

Selain itu, dia menegaskan bahwa media yang sehat harus dapat menciptakan jurnalis yang sejahtera. “Kita tidak bisa menghasilkan berita yang baik jika jurnalis dalam kondisi tidak tenang, misalnya khawatir dengan keluarga. Kami membutuhkan kolaborasi dari semua pihak, terutama Pemerintah Kabupaten Sidrap, untuk meningkatkan kesejahteraan teman-teman media,” jelasnya.

Tujuan utama dari tema yang diusung adalah untuk melahirkan jurnalisme yang profesional, objektif, dan memiliki konten pemberitaan positif. “Informasi positif akan berdampak baik bagi masyarakat, sedangkan informasi negatif justru dapat menimbulkan trauma dan kekhawatiran, terutama bagi pelaku usaha,” ucapnya.

Advertisement

JMSI Kabupaten Sidrap berharap dapat memberikan warna dan semangat baru bagi dunia jurnalistik di daerah ini, serta mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung kemajuan organisasi ke depan.

Gambar berita Katasulsel

Anda membaca Katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.