Sidrap, Katasulsel.com – Pemandangan tak biasa terlihat di Kabupaten Sidenreng Rappang, Selasa (31 Maret 2026). Antrean panjang kendaraan mengular di sejumlah SPBU, menjadi gambaran nyata kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang mulai dirasakan masyarakat.

Pantauan di SPBU Tanete dan SPBU Wala menunjukkan antrean terjadi sejak pagi hingga sore hari. Kendaraan roda dua dan roda empat memadati lokasi, bahkan meluber hingga ke badan jalan.

Situasi ini menjadi pemandangan yang berlangsung hampir sepanjang hari. Warga rela mengantre berjam-jam demi mendapatkan BBM, terutama jenis subsidi seperti Pertalite dan Solar.

Seorang sopir bus yang ikut mengantre mengaku heran dengan kondisi tersebut. Ia menilai kelangkaan kali ini berbeda dari biasanya.

Advertisement

“Biasanya tidak separah ini. Ini dari pagi sampai sore masih antre panjang. Kita juga bingung ada apa sebenarnya,” ujarnya.

Di tengah ketidakpastian, muncul berbagai spekulasi di kalangan warga. Sebagian menduga kelangkaan ini ada kaitannya dengan konflik global, termasuk perang antara Iran dan Israel yang tengah memanas.

“Jangan-jangan ada pengaruh perang di luar negeri. Soalnya katanya minyak dunia juga terganggu,” kata warga lainnya.

Memang, konflik di Timur Tengah berpotensi mengganggu distribusi minyak dunia, terutama di jalur strategis seperti Selat Hormuz yang menjadi jalur utama pengiriman energi global. Kondisi ini bahkan telah mendorong kenaikan harga minyak dan kekhawatiran pasokan di berbagai negara .

Namun demikian, pemerintah sebelumnya memastikan stok BBM nasional dalam kondisi aman dan distribusi tetap berjalan, meski masyarakat diimbau tidak melakukan panic buying yang justru bisa memperparah kelangkaan .

Advertisement

Di Sidrap sendiri, hingga kini belum ada penjelasan resmi terkait penyebab pasti antrean panjang tersebut. Warga berharap pihak terkait, termasuk Pertamina, segera memberikan klarifikasi sekaligus memastikan pasokan kembali normal.

Jika kondisi ini terus berlanjut, kelangkaan BBM dikhawatirkan akan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat di Sidenreng Rappang. (*)

Gambar berita Katasulsel

Anda membaca Katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.