Palopo, Katasulsel.com – Di Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), ada satu nama mulai ramai diperbincangkan. Dia adalah IPTU Amiruddin., S.H.

Bukan karena pangkat. Tapi karena cara dia bekerja.

Polisi muda. Cerdas. Berpengalaman. Begitu masyarakat di wilayah hukum Polres Sidrap mengenalinya.

Pernah Kanit di Satnarkoba Polres Sidrap, membongkar jaringan besar sampai ke atas.

Pernah juga Kanit PPA, sambil memimpin tugas-tugas Unit Lapangan Satreskrim Polres Sidrap. Publik mengenalnya Unit Buru Sergap atau Buser.

Terakhir sebelum di pindah ke Polres Palopo, ia dipromosi menjadi Kapolsek Dua Pitue, Sidrap yang bikin dia paham wilayah, karakter masyarakat, dan cara kerja jaringan kriminal.

Tipenya jelas: gesit, cermat, tegas.

Di lapangan, ia bukan sekadar hadir. Dia bergerak. Geledah rumah, sita barang bukti, patroli bareng tim, penyadapan, operasi rahasia. Semua dengan kepala dingin dan strategi rapi.

Amiruddin selama ini memang menghabiskan tugas kepolisiannya di Sidrap, daerah yang dipimpin Bupati Syaharuddin Alrif. Tapi, ia sangat paham Palopo, tempat tugasnya yang baru.

Amiruddin paham benar karakter publik Palopo. Tentu, juga paham cara bandar bergerak disana. Ia paham celah yang sering dimanfaatkan jaringan narkoba.

Amiruddin dikenal di Sidrap sebagai polisi yang tidak banyak bicara. Tapi setiap tindakannya berbicara lebih keras dari kata-kata.

Berani menghadapi bandar besar. Berani menyentuh yang selama ini tak tersentuh. Berani membuka yang selama ini tertutup.

Anak muda di Sidrap, respek. Masyarakat percaya. Desa-desa kenal dia. Sosialisasi anti-narkoba, dialog kepemudaan, patroli titik rawan. Semua ia lakoni dengan baik.

Ya, Palopo memang butuh sosok seperti Amiruddin. Polisi yang mau turun ke lapangan. Polisi yang tahu cara memutus rantai. Polisi yang membawa harapan.

Beberapa bulan ke depan, IPTU Amiruddin akan naik pangkat menjadi AKP. Publik menanti aksi nyata dari sosok muda ini.

Semua mata kini tertuju pada satu nama: IPTU Amiruddin.

Bersambung…

Gambar berita Katasulsel