Awal puasa masih relatif stabil.
Namun mendekati Idul Fitri, harga kebutuhan pokok sering mulai bergerak naik.
Cabai.
Bawang.
Telur.
Daging ayam.
Semua bisa melonjak ketika permintaan masyarakat meningkat drastis.
Karena itulah pemerintah pusat sejak awal Ramadan sudah meminta pemerintah daerah bersiap.
Dalam rapat itu, Mendagri Tito Karnavian menegaskan satu hal penting: kepala daerah tidak boleh hanya menunggu harga naik baru bertindak.
Pemerintah daerah diminta aktif memantau kondisi pasar.
Mulai dari stok, distribusi, hingga potensi kelangkaan bahan pangan.
Jika terlambat, dampaknya langsung terasa di dapur masyarakat.
Data BPS Jadi Alarm Dini
Dalam rapat tersebut, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti
BPS mencatat perkembangan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu pertama Maret 2026.
Data ini penting.
Karena dari sanalah pemerintah bisa membaca potensi kenaikan harga menjelang Lebaran.
Jika tren harga mulai naik di beberapa daerah, pemerintah bisa segera melakukan intervensi.
Misalnya lewat operasi pasar atau distribusi tambahan bahan pangan.
“Data ini menjadi acuan bagi pemerintah pusat dan daerah untuk mengambil langkah antisipatif,” jelas Amalia dalam pemaparan rapat.

Tinggalkan Balasan