Darwis Lenggang — Sulsel Editor
Redaktur Katasulsel.com, mengawal isu publik dan pembangunan daerah
Artikel: 25 Lihat semua

Luwu Timur, Katasulsel.com — Di tengah hiruk-pikuk arus mudik, satu kabar paling menenangkan justru datang dari sebuah peristiwa tak terduga.

Seorang bayi lahir secara darurat di Desa Kasintuwu, Kecamatan Mangkutana, Jumat (13/3/2026). Bukan di rumah sakit. Bukan pula di klinik bersalin.

Namun yang paling penting—bayi itu selamat. Sehat walafiat.

Ibunya, mahasiswi berinisial SF, sebelumnya tengah dalam perjalanan pulang dari Kota Palopo menuju kampung halamannya di Kabupaten Tojo Una-una, Sulawesi Tengah.

Di tengah perjalanan, ia tiba-tiba merasakan sakit perut hebat.

Tak ada yang mengira, rasa sakit itu adalah tanda persalinan.

Kendaraan yang ditumpanginya pun berhenti. Ia diturunkan di sebuah warung di Desa Kasintuwu untuk mendapatkan pertolongan.

Dalam situasi serba terbatas, warga dan aparat desa langsung bergerak. Mereka membantu proses persalinan darurat yang berlangsung cepat.

Beberapa saat kemudian, tangis bayi pecah.

Kabar baiknya: bayi lahir dalam kondisi sehat.

Tanpa komplikasi serius. Tanpa insiden yang mengkhawatirkan.

SF sendiri mengaku tidak mengetahui bahwa dirinya tengah hamil. Peristiwa ini terjadi begitu saja—tanpa tanda sebelumnya.

Usai persalinan, ibu dan bayi segera dievakuasi ke Puskesmas Mangkutana untuk penanganan medis lebih lanjut.

Petugas memastikan kondisi keduanya stabil.

Di tengah perjalanan yang penuh ketidakpastian, justru lahir sebuah kepastian: kehidupan baru yang datang dengan selamat.

Dan di balik semua drama itu, satu hal yang paling “kena”—bayi ini lahir dengan selamat.

Sehat.
Utuh.
Dan membawa kabar baik di tengah arus mudik.

Gambar berita Katasulsel

Anda membaca Katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.