
Sebelum menjalankan aksinya, kedua pelaku sempat mengamati kondisi sekitar. Namun, rencana yang disusun rapi itu berantakan saat proses pembobolan dilakukan. Percikan api dari mesin gerinda justru menyebabkan mesin ATM terbakar.
“Ketika dibobol menggunakan gerinda, mesin ATM mengalami kebakaran,” kata Wawan.
Akibat kejadian tersebut, pihak Bank Sulselbar melaporkan kerugian materiil sekitar Rp120 juta, yang sebagian besar berasal dari kerusakan mesin ATM. Dari hasil pemeriksaan, polisi juga menemukan indikasi bahwa kedua pelaku telah menyasar beberapa ATM di lokasi lain dengan pola serupa.
“Ini bukan aksi tunggal. Dari keterangan awal, ada beberapa ATM lain yang pernah menjadi sasaran,” ungkap Wawan.
Saat ini, kedua pelaku telah diamankan di Mapolda Sulsel untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain serta menelusuri lokasi ATM lain yang diduga pernah menjadi target aksi serupa. (*)






Tinggalkan Balasan