Bulukumba, katasulsel.com – Malam itu, Jalan Poros Bulukumba–Bantaeng berubah menjadi mimpi buruk bagi dua pemuda, ACG (19) dan MNC (18).

Dari Makassar mereka pulang ke kampung halaman, tapi siapa sangka, perjalanan mereka berakhir dengan luka, ketakutan, dan kehilangan barang berharga.

Sebuah mobil pickup putih mengintai sejak mereka keluar dari Bantaeng. Begitu tiba di lokasi sepi di Kelurahan Mariorennu, Kecamatan Gantarang, dua pelaku langsung menabrak sepeda motor korban dari belakang.

Terjatuh, korban hanya bisa pasrah saat barang-barang mereka dirampas. Sepeda motor, dua handphone, dompet, bahkan sepatu ikut hilang.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, Iptu Muhammad Ali, menceritakan, aksi para pelaku ini sudah direncanakan dengan matang.

“Mereka mengikuti korban, memilih lokasi sepi, dan langsung mengeksekusi aksinya. Korban sampai harus dirawat di rumah sakit,” ujarnya.

Advertisement

Polisi tak tinggal diam. Tim Resmob Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polres Bulukumba bergerak cepat.

Dalam operasi yang dipimpin Aiptu Muhammad Usman, empat pelaku berhasil diamankan, termasuk JR (40), yang bertindak sebagai penadah sepeda motor curian.

Dua lainnya, K (18) dan AT (20), ditangkap di Bantaeng, sedangkan IMA (22) diringkus bersama mobil pickup yang digunakan saat beraksi.

Dari interogasi, para pelaku mengaku modusnya sederhana tapi licik: mengikuti korban, menabrak di lokasi sepi, merampas barang, lalu membuang beberapa benda seperti handphone dan tas ke sungai agar jejak hilang. JR mengaku tahu bahwa sepeda motor yang dibelinya adalah hasil kejahatan.

Kasus ini bukan hanya soal kehilangan barang. Warga pun mulai waspada, terutama di malam hari.

“Kalau malam melewati jalan itu, kami takut. Mungkin karena sepi, pelaku berani beraksi,” kata salah seorang warga yang biasa lewat Pantai Marina Bantaeng.

Advertisement

Kini, keempat pelaku beserta mobil pickup diamankan di Mapolres Bulukumba.

Polisi masih memburu pelaku lain dan menelusuri sepeda motor hasil curian yang berpindah tangan.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa jalan sepi di malam hari bisa menjadi arena aksi kejahatan, sekaligus bukti ketangkasan polisi dalam menindak cepat jaringan pelaku curas sadis.(*)

Gambar berita Katasulsel

Anda membaca Katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.