Sidrap, Katasulsel.com – Pemandangan panen perdana Musim Tanam Pertama (MT I) di Kelurahan Majjelling, Kecamatan Maritengngae, Senin (26/1/2026), menghadirkan pesan yang lebih dari sekadar panen padi. Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif turun langsung ke sawah mengenakan pakaian dinas lengkap—sebuah simbol bahwa dirinya tidak pernah melepaskan akar sebagai anak petani.

Di tengah hamparan padi menguning, pakaian dinas yang melekat di tubuh Syaharuddin Alrif seolah menegaskan bahwa jabatan bupati tidak menciptakan jarak dengan sawah, lumpur, dan kehidupan petani. Justru dari ruang itulah ia memimpin, mengawasi, dan memastikan sektor pertanian tetap menjadi denyut utama Kabupaten Sidrap.

Tak hanya hadir, Syaharuddin Alrif juga langsung mengoperasikan mesin combine harvester sebagai penanda penerapan mekanisasi pertanian. Langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan efisiensi dan kecepatan panen, tanpa meninggalkan kearifan dan pengalaman petani di lapangan.

Panen MT I ini merupakan hasil musim tanam Oktober hingga Desember 2025 yang mulai dipanen pada Januari 2026. Keberhasilan panen awal tahun ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan petani dalam menjaga produktivitas sektor pangan.

“Hari ini Alhamdulillah kita melaksanakan panen dari musim tanam Oktober, November, dan Desember yang dipanen pada Januari ini atau Musim Tanam Satu,” ujar Syaharuddin Alrif.

Ia menegaskan, panen tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Panen serupa, lanjutnya, akan dilaksanakan di wilayah lain dalam waktu dekat.

Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Sidrap yang hadir juga tampak tetap mengenakan pakaian dinas saat turun ke sawah. Kehadiran mereka mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam mendampingi petani secara langsung, bukan hanya melalui kebijakan di atas meja.

Kegiatan panen tersebut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setda Sidrap sekaligus Plt Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Nasruddin Waris, Sekretaris Dinas Porapar Banani Malik, Kabid Penyuluhan Dinas TPHPKP H. Muhammad Zainal, Camat Maritengngae Firman, para lurah, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Melalui panen perdana ini, Pemerintah Kabupaten Sidrap menegaskan komitmennya menjaga produktivitas pertanian dari hulu ke hilir, sekaligus memastikan bahwa kebijakan pangan tetap berpihak pada petani—sebagaimana nilai yang tumbuh dari sawah dan ladang yang membesarkan seorang Syaharuddin Alrif. (*)