Makassar, katasulsel.com – Kalau biasanya buka puasa identik dengan kolak dan kurma, kemarin di Masjid Kubah 99 Asmaul Husna, Kota Makassar, suasananya agak beda. Andi Rosman, Bupati Wajo yang akrab disapa “AR”, tampak asik duduk semeja dengan sejumlah kepala daerah se-Sulsel, termasuk Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman dan Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau.

Kegiatan ini bukan sekadar ngabuburit biasa. Menurut AR, ini adalah ajang “ngopi ide” antar kepala daerah. Silaturahmi bukan cuma senyum-senyum dan salam tempel, tapi juga tukar strategi, gagasan, dan inovasi buat memajukan daerah masing-masing.

“Alhamdulillah, momentum ini penting. Kita saling sapa, tukar pikiran, dan tentu saja menyiapkan program-program yang bermanfaat untuk masyarakat,” kata AR usai salat Magrib berjemaah, sambil menatap megahnya kubah-kubah ikonik Masjid 99.

Suasana masjid penuh sesak. Ribuan jemaah dan tamu undangan larut dalam buka puasa kolektif, membuat Kubah 99 kembali jadi “centro strategico” kegiatan keagamaan di bulan penuh berkah ini.

AR menegaskan, di tengah kesibukan masing-masing daerah, kesempatan bertemu kepala daerah lain adalah momentum emas. “Apa salahnya sesekali kembali berkumpul, mengatur strategi, dan memikirkan program yang mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat?” ujarnya, yang terdengar seperti CEO daerah dalam misi Ramadan.

Di sisi lain, hadir pula anggota DPRD Sulsel dari dapil Soppeng-Wajo, Sufriadi Arif dan Andi Muhammad Ikram, plus Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Haji Ali Yafid, menambah aura elite tapi hangat ala “board meeting religius” di tengah masjid.

Buka puasa kali ini bukan sekadar perut kenyang, tapi juga otak kenyang ide, dan bagi AR, Kubah 99 adalah panggung untuk menegaskan: silaturahmi = inovasi = kesejahteraan rakyat. (sose)