📣 Ikuti saluran resmi WhatsApp kami sebelum membaca berita!

Join WhatsApp

Sidrap, katasulsel.com — Sidrap lagi nggak kaleng-kaleng.

Minggu, 15 Februari 2026, Alexandria Ballroom di Pangkajene, Maritengngae, full house. Bukan konser. Bukan juga pesta politik. Ini road show dan fashion show Si.Se.Sa. Tapi vibes-nya? Berasa event ibu kota.

Yang bikin makin auto naik kelas: Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, dan Ketua TP PKK Sidrap, Haslindah Syaharuddin, hadir langsung. Bukan titip nama. Bukan kirim karangan bunga. Mereka datang. Duduk depan. Total support.

Begitu keduanya masuk ruangan, aura langsung beda. Kamera HP langsung standby. Story WA bertebaran. Ballroom mendadak jadi spot paling hype se-Sidrap.
Ini bukan sekadar soal busana syar’i. Ini soal positioning. Soal branding daerah.

Soal ekonomi kreatif yang lagi on fire.

Nurkanaah kelihatan serius tapi santai. Sesekali senyum, sesekali ngobrol ringan. Pesannya clear: event kayak gini bukan cuma gaya-gayaan. Ini mesin cuan. Ada UMKM yang gerak. Ada perputaran duit. Ada efek domino.

Bahasa simpelnya: runway bisa jadi runway menuju cuan.

Sementara Haslindah Syaharuddin tampil elegan. Ketua PKK ini seperti kasih statement tanpa harus banyak kata: perempuan Sidrap harus pede, harus upgrade, harus berani tampil. Fashion muslim bukan cuma soal syar’i, tapi juga soal value dan daya saing.

Dan publik? Antusiasnya nggak main-main.

Sejak pagi, ratusan orang sudah padati ballroom. Registrasi rame. Kursi nyaris tak bersisa. Tiap model melenggang dengan koleksi syar’i modern, tepuk tangan pecah. Outfit-nya clean, cutting-nya chic, tetap santun tapi tetap stylish. Nggak kaku. Nggak old school.

Sidrap yang selama ini identik dengan lumbung beras, pelan-pelan shifting jadi lumbung tren. Dari sawah ke catwalk. Dari panen padi ke panen atensi.

Yang menarik, kehadiran Wabup dan Ketua PKK ini bukan formalitas. Ini semacam kode keras: Pemda nggak cuma fokus infrastruktur, tapi juga lifestyle industry. Ekonomi kreatif nggak dipandang sebelah mata.

Ballroom Alexandria hari itu bukan cuma tempat fashion show. Ia jadi panggung afirmasi. Bahwa modest fashion di Sidrap lagi naik daun. Bahwa perempuan daerah juga bisa tampil classy. Bahwa pemerintahnya nggak kudet.

Singkatnya: Sidrap lagi glow up.

Dan Nurkanaah bersama Haslindah seperti bilang tanpa teks panjang—kalau mau maju, jangan cuma tanam padi. Tanam juga kreativitas.
Runway boleh cuma sehari. Tapi impact-nya? Bisa panjang. (*)