📣 Ikuti saluran resmi WhatsApp kami sebelum membaca berita!

Join WhatsApp

Makassar, Katasulsel.com — Dialah Dewi Kam, perempuan asal Makassar yang disebut-sebut sebagai perempuan terkaya di Indonesia.

Versi Forbes, kekayaannya ditaksir menyentuh USD 4,8 miliar. Kalau dirupiahkan? Tembus kisaran Rp 75 triliun lebih. Angka yang bukan cuma “wow”, tapi level sultan internasional.

Yang bikin publik makin penasaran, Dewi Kam bukan selebgram, bukan pejabat, bukan juga figur publik yang gemar tampil. Ia low profile. Silent operator. Tapi sahamnya bekerja keras.

Sumber cuannya ada di sektor energi, terutama batu bara. Namanya dikaitkan sebagai salah satu pemilik manfaat di PT Bayan Resources Tbk — raksasa tambang yang didirikan taipan batu bara Low Tuck Kwong.

Ketika harga batu bara global sempat “ngegas” akibat krisis energi dunia, nilai saham perusahaan tambang ikut melambung. Di situlah pundi-pundi Dewi Kam ikut terdongkrak. Istilah anak pasar modal: auto cuan maksimal.

Menariknya, Dewi Kam disebut sebagai satu-satunya perempuan yang konsisten masuk daftar jajaran orang terkaya Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Di tengah dominasi nama-nama konglomerat pria, ia berdiri sebagai anomali. Quiet billionaire.

Publik Sulawesi Selatan tentu ikut bangga. Dari Makassar, menembus daftar elite finansial nasional. Bukan karena sensasi. Tapi karena kepemilikan saham strategis di sektor energi yang jadi tulang punggung ekonomi.

Di era flexing dan pamer kekayaan di media sosial, Dewi Kam justru sebaliknya. Minim eksposur. Tanpa drama. Tanpa gimmick. Tapi angka kekayaannya berbicara.

Diam-diam, tapi triliunan. (*)