Sidrap, Katasulsel.com — Komitmen Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) dalam memperkuat mutu akademik kembali ditegaskan melalui langkah konkret pimpinan universitas. Rektor UMS Rappang, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si., memimpin langsung konsolidasi strategis penyusunan borang akreditasi Program Studi Magister Administrasi Publik (MAP), Rabu (14/1/2026).

Agenda tersebut digelar sebagai forum pengambilan arah kebijakan akademik, bukan sekadar rapat teknis. Bertempat di Lantai 5 Gedung Rektorat UMS Rappang, kegiatan ini menjadi ruang penyelarasan visi antara pimpinan universitas dan pengelola program studi dalam upaya mendorong MAP menuju akreditasi Unggul.

Turut mendampingi rektor dalam forum tersebut Wakil Rektor I UMS Rappang, Dr. Ir. H. M. Rais Rahmat Razak, M.Si., bersama unsur penjaminan mutu dan pengelola akademik, yakni Ketua Prodi MAP Dr. Andi Nilwana, S.M.Si., Ketua LP3M Dr. Ahmad Mustanir, S.I.P., M.Si., Dr. Aswadi, S.Pd., M.Pd., serta tim dosen inti Prodi MAP.

Dalam arah kebijakannya, Prof. Jamaluddin Ahmad menegaskan bahwa proses akreditasi harus diposisikan sebagai instrumen penguatan reputasi institusi dan ukuran kematangan tata kelola akademik, bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif.

“Akreditasi Unggul tidak lahir dari dokumen yang disusun terburu-buru, tetapi dari budaya mutu yang dibangun secara konsisten. Borang hanyalah cermin dari kerja akademik kita,” ujar Prof. Jamaluddin.

Ia juga menekankan pentingnya kepemimpinan program studi yang adaptif, kolaborasi lintas unit, serta keberanian menampilkan capaian dan tantangan secara objektif dalam dokumen akreditasi. Menurutnya, transparansi dan kualitas substansi menjadi kunci kepercayaan lembaga penilai.

Sementara itu, Ketua Prodi MAP UMS Rappang, Dr. Andi Nilwana, menyampaikan bahwa saat ini Prodi MAP berada pada posisi strategis setelah meraih akreditasi Baik Sekali. Reakreditasi tahun ini diproyeksikan sebagai momentum lompatan kualitas menuju level tertinggi.

“Kami tidak hanya menargetkan Unggul secara status, tetapi juga memastikan seluruh indikator mutu benar-benar hidup dalam praktik tridarma—pendidikan, penelitian, dan pengabdian,” jelasnya.

Ia menambahkan, rapat tersebut difokuskan pada pemetaan kekuatan institusional, penyelarasan data kinerja dosen dan mahasiswa, serta penguatan luaran akademik yang menjadi poin krusial penilaian akreditasi.

Dengan dukungan penuh pimpinan universitas dan konsolidasi internal yang solid, Program Studi Magister Administrasi Publik UMS Rappang optimistis mampu menempatkan diri sebagai rujukan akademik di bidang administrasi publik, sekaligus memperkuat posisi UMS Rappang sebagai perguruan tinggi yang serius membangun mutu dan daya saing nasional.(*)