Makassar, Katasulsel.com — Nama Bupati Andi Abdullah Rahim langsung mengisi ruang perhatian. Dari kursi virtual, ia menatap fit and proper test calon Dirut Perumda Tirta Bukae periode 2026–2031, Senin (7/4/2026).

Empat calon bersaing ketat: M. Imran Mattola, Muchammad Ichsan, Rudi Hartono, Ajie Saputra.

Tes dimulai. Vision & Mission diuji. Strategi manajerial dikupas. Inovasi pelayanan publik digali. Semua aspek dicatat: leadership capacity, decision-making, governance, accountability, problem-solving.

Bupati menegaskan:
“Yang terpilih harus profesional. Tim solid. PAD meningkat. Layanan masyarakat terjamin. Proses transparan, fair, tanpa kompromi.”

Case study menekan calon: situasi darurat distribusi air bersih. Kecepatan analisis diuji. Public accountability jadi sorotan.

Presentation session memperlihatkan kreatifitas strategi. Siapa mampu optimalkan sumber daya? Siapa realistis? Siapa visioner tapi grounded? Semua terlihat.

Bupati mencatat. Setiap jawaban, setiap solusi, terekam. Tidak ada yang lolos begitu saja.

Kini, persaingan nyata. Empat figur, satu kursi Dirut. Publik menunggu. Bupati memantau, siap memberi lampu hijau untuk pemimpin profesional dan pro-publik.

Fit and proper test ini bukan formalitas. Ini filter final. Siapa lolos, harus membawa Tirta Bukae lebih maju, transparan, responsif, dan akuntabel.

Drama masih berjalan. Detik-detik menegangkan. Bupati tetap memegang kendali, memastikan good governance jadi fondasi kepemimpinan baru. (*)

Gambar berita Katasulsel